Dark/Light Mode

KSSK Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,4 Persen di 2026 di Tengah Volatilitas Global

Selasa, 27 Januari 2026 17:33 WIB
KHAIRIZAL ANWAR / RM
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kedua kiri), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar (kiri), dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu bersiap menggelar konferensi pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) I Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (27/1/2026). KSSK menilai kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan pada kuartal IV 2025 tetap terjaga, meski kewaspadaan terus ditingkatkan seiring meningkatnya volatilitas pasar keuangan global pada awal 2026. Dalam kesempatan tersebut, KSSK memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menguat ke level 5,4 persen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kedua kiri), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar (kiri), dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu bersiap menggelar konferensi pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) I Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (27/1/2026). KSSK menilai kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan pada kuartal IV 2025 tetap terjaga, meski kewaspadaan terus ditingkatkan seiring meningkatnya volatilitas pasar keuangan global pada awal 2026. Dalam kesempatan tersebut, KSSK memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menguat ke level 5,4 persen.