Dark/Light Mode

Strategis Keumatan Terhadap Muslim Uighur Versi MUI

Rabu, 26 Desember 2018 20:51 WIB
M QORI HALIANA / RM
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin (tengah) bersama Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI, Nur Ahmad (kiri) dan Anggota Dewan Pertimbangan MUI Zaitun Rasmin (kanan) usai memberikan keterangan terkait isu-isu strategis keumatan dan kebangsaan diantaranya masalah Muslim Uighur dan kehidupan kebangsaan selama 2018 di Jakarta, Rabu (26/12). MUI mengkritik pemerintah Indonesia yang tak cukup bersuara terkait penindasan etnis Muslim Uighur di Xinjiang, China. (Foto: Mohamad Qori/Rakyat Merdeka)
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin (tengah) bersama Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI, Nur Ahmad (kiri) dan Anggota Dewan Pertimbangan MUI Zaitun Rasmin (kanan) usai memberikan keterangan terkait isu-isu strategis keumatan dan kebangsaan diantaranya masalah Muslim Uighur dan kehidupan kebangsaan selama 2018 di Jakarta, Rabu (26/12). MUI mengkritik pemerintah Indonesia yang tak cukup bersuara terkait penindasan etnis Muslim Uighur di Xinjiang, China. (Foto: Mohamad Qori/Rakyat Merdeka)