Dark/Light Mode

Peralihan Musim

Selasa, 7 Mei 2024 16:08 WIB
TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM
Sejumlah warga menggunakan payung untuk menahan suhu panas, saat melintas di Trotoar ruas jalan utama Jakarta, Selasa (7/5/2024). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan meskipun sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Thailand mencapai 52°C dan Kamboja 43° C, hingga memakam korban akibat gelombang panas, namun cuaca yang terasa lebih panas di Indonesia akhir-akhir ini bukanlah akibat gelombang panas (Heatwave), melainkan akibat peralihan musim hujan ke musim kemarau, sebagai kombinasi dampak pemanasan permukaan dan kelembaban yang masih relatif tinggi.
Sejumlah warga menggunakan payung untuk menahan suhu panas, saat melintas di Trotoar ruas jalan utama Jakarta, Selasa (7/5/2024). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan meskipun sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Thailand mencapai 52°C dan Kamboja 43° C, hingga memakam korban akibat gelombang panas, namun cuaca yang terasa lebih panas di Indonesia akhir-akhir ini bukanlah akibat gelombang panas (Heatwave), melainkan akibat peralihan musim hujan ke musim kemarau, sebagai kombinasi dampak pemanasan permukaan dan kelembaban yang masih relatif tinggi.