Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jawab Kebutuhan SDM Di Sumatera, Binus University Luncurkan Kampus Baru di Medan
Senin, 25 November 2024 15:43 WIB
Binus University berkomitmen menjadi world-class university yang mampu memberdayakan masyarakat demi memajukan bangsa dan negara.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Binus University tidak hanya membekali mahasiswa dengan pendidikan berkelas dunia, tetapi juga mencetak lulusan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sebagai salah satu langkah nyata dalam merealisasikan komitmen ini, Binus University kini hadir di Medan yang akan memulai perkuliahan di September 2025 dengan membuka 5 Program Studi yaitu Computer Science, Information Systems, Digital Business, International Trade dan Visual Communication Design.
"Kehadiran Binus di Medan diawali dengan pembukaan Binus Learning Community sebagai pusat Admisi baru. Pusat Admisi yang
berlokasi di Delipark Mall, Medan, resmi dibuka pada tanggal 25 November 2024," ujar Stephen Wahyudi Santoso, selaku President of Binus Higher Education & Professional Services, Senin (25/11/2024).
Keberadaan pusat Admisi Binus Medan, ungkap Stephen, adalah untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat Medan, dan sekitarnya untuk mendaftarkan diri dan meraih pendidikan berkualitas di Binus University.
“Kami sadar bahwa Indonesia adalah negara kepulauan dengan kondisi masyarakat yang
begitu beragam. Tapi, pembangunan yang merata untuk memajukan bangsa tidak akan tercapai kalau pendidikan berkualitas bagi masyarakat hanya terpusat di satu daerah. Maka
dari itu, kami meluncurkan kampus baru di Medan,” ucap Stephen.
Nelly, selalu Rektor Binus University menambahkan, kampus yang ia pimpin sangat senang dengan milestone baru di Medan. "Kami berharap dapat menyebarkan spirit empowering dan fostering lebih luas, khususnya di luar Pulau Jawa, yakni di Medan," tuturnya.
Nelly melanjutkan, untuk mendukung global mindset dan kesempatan belajar di negara tetangga, Binus di Medan juga menawarkan summer dan winter program dengan partner perguruan tinggi di mancanegara yang memberikan pengalaman internasional berharga, termasuk kuliah di luar negeri.
"Memperluas jaringan global, dan mendalami budaya serta teknologi bisnis negara maju. Dengan program ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan global yang mendukung karier mereka di masa depan,” ujarnya.
Vice President Binus Higher Education, Harjanto Prabowo mengungkapan, kehadiran kampus Binus di Medan merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan berkualitas di wilayah Sumatera.
"Kehadiran Binus di Medan diharapkan dapat memberikan peluang pendidikan tinggi yang lebih luas bagi calon mahasiswa, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Khas ini lanjut Harjanto tercermin dari aneka ragam program studi yang ditawarkan, seperti Computer Science dengan fokus terhadap teori serta penerapan Artificial Intelligence dalam bisnis, Information Systems dengan fokus mengimplementasikan automasi dalam bisnis, Visual Communication Design dengan fokus teknik produksi animasi modern dan storytelling, Digital Business dengan fokus mengembangkan ekosistem untuk bisnis ramah lingkungan dengan menekankan pengembangan artificial intelligence di dalam kurikulumnya, serta International Trade dengan fokus bagaimana teknologi cloud dapat membantu mengelola manajemen perdagangan.
"Selain itu, mahasiswa juga akan berkesempatan mengambil program minor bilingual pada semester 5 perkuliahan untuk mempersiapkan diri menghadapi industri global. Terutama, dengan kuatnya pengaruh China sebagai salah satu negara adidaya terbesar di bidang teknologi dan budaya yang semakin populer belakangan ini," tuturnya.
Oleh sebab itu, kata Harjanto, program minor tersebut akan menitikberatkan pengantar ekonomi digital China, teknologi yang berkembang pesat di China, e-commerce dan digital preneurship di China, serta keunikan desain khas China.
"Dalam rangka menciptakan lingkungan pembelajaran yang imersif dan bilingual, Binus di Medan juga menawarkan pembelajaran bahasa Mandarin non-akademik yang terdiri dari summer and winter program, seminar, workshop, dan lain-lain," ucapnya.
Di samping mata kuliah minor yang berfokus pada potensi China, Harjanto mengatakan, mahasiswa juga dapat mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan teknologi digital. Contohnya, sustainability dalam model bisnis, analisis data, cloud computing, literasi digital, virtual reality untuk animasi imersif, dan masih banyak lagi.
"Sehingga, mereka bisa mengembangkan minat dan keterampilan di luar program studi utama mereka," tutupnya.
Videografer & Editor: Hendrawan K W
Tags :
Video Lainnya