RM.id Rakyat Merdeka - Panggung kolosal kembali memanggil Yura Yunita. Penyanyi Tenang itu dipercaya menghidupkan lagi karakter Mahadewi dalam Pagelaran Sabang Merauke (PSM) 2026: Hikayat Srikandi Nusantara.
Bedanya, kali ini tantangannya jauh lebih ekstrem, bernyanyi sambil melayang di ketinggian sekitar 20 meter.
“Kayaknya nggak ada panggung se-wah ini. Treatment-nya luar biasa, bahkan menantang kita untuk tetap stabil menjaga pernapasan dan vokal,” ujar Yura.
Baca juga : Alhamdulillah, Kita Imun Terhadap Gejolak Global
Tak sekadar melayang, Yura juga harus mendarat langsung di panggung naga yang kini hadir dalam tiga wujud.
“Naganya sekarang ada tiga. Ini jelas jadi tantangan tersendiri,” katanya.
Awalnya aksi terbang itu membuat nyalinya ciut. Namun, rasa takut perlahan berubah menjadi candu.
Baca juga : Agustus-September, Buruh Tak Akan Demo
“Sekarang malah nagih nyanyi sambil terbang,” selorohnya.
Tak hanya aksi di udara, Yura juga mengaku terkesan dengan proses latihan panjang di Yogyakarta. Meski berlangsung dari pagi hingga menjelang subuh, energi ratusan penari kolosal membuatnya takjub.
“Biasanya orang kalau menari itu ekspresinya di mata. Tapi ini sampai ke ujung kuku dan kaki. Seluruh tubuh mereka seperti punya nyawa,” kenangnya.
Baca juga : Soroti Kasus Keracunan MBG Di Papua, Kepala BGN: Tak Akan Kita Tutup-tutupi
Di balik aksi spektakuler itu, Yura rupanya punya ritual sederhana sebelum tampil.
“Sesajen kencur itu wajib nomor satu. Itu kunci vokal aku supaya pernapasan selalu lega,” tutupnya sambil tersenyum. TAR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 12, edisi Sabtu, 8 Agustus 2026 dengan judul "Yura Yunita, Ketagihan Nyanyi Sambil Terbang"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.