BREAKING NEWS
 

Cak Imin Masuk Cawapres Ganjar, Akankah PKB Tinggalkan Gerindra

Usman Tokan: Semua Kandidat Punya Kelebihan Dan Kekurangan

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Minggu, 30 Juli 2023 06:30 WIB
Usman Tokan, Juru Bicara DPP PPP. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

RM.id  Rakyat Merdeka - Mendekati Pilpres 2024, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) semakin rajin menggoda partai lain untuk berkoalisi. Antara lain, PDIP mendekati Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Padahal, PKB sudah berkomitmen dengan Partai Gerindra.

Sinyal PDIP mendekati PKB, yakni kedatangan Ketua DPP PDIP Puan Maharani ke kediaman Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Jalan Widya Candra, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Puan menyatakan Muhaimin adalah salah satu bakal Cawapres pendamping Ganjar.

PKB, sejauh ini tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Gerindra. Partai Gerindra telah menyatakan bakal mengusung Ketum Gerindra Prabowo Subianto sebagai Capres.

Baca juga : Luluk Nur Hamidah: Kami Lihat Dulu Deh, Apakah PDIP Serius

Gerindra juga berulang kali menyebut, Muhaimin merupakan kandidat kuat bakal Cawapres pendamping Prabowo.

Lantas, bagaimana respons PPP yang lebih dulu berkoalisi dengan PDIP dan mendorong Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Cawapres?

Ketua DPP PPP Usman Tokan tak mempermasalahkan jika PDIP mengajak PKB bergabung dalam koalisi pengusung Ganjar.

Tetapi, untuk mendorong Muhaimin sebagai Cawapres, Usman mengusulkan agar PKB bergabung ke dalam koalisi terlebih dahulu. "Baru bicara soal Cawapres," katanya.

Baca juga : Ganjar Milenial Wujudkan Generasi Muda Unggul Dan Berkualitas

Ketua DPP PKB Luluk Nur Hamidah memaklumi bahwa PDIP mengajak PKB, karena PKB merupakan partai yang teguh memegang komitmen kerja sama.

"Banyak yang menawarkan atau mengajak berkoalisi. Karena kami punya sejarah memenangi Pilpres bersama sejumlah Capres," katanya.

Untuk lebih jelasnya, berikut wawancara dengan Usman Tokan mengenai hal ini.

Puan memasukkan nama Muhaimin sebagai salah satu bakal Cawapres. Tanggapan Anda?

Baca juga : Dahnil Anzar Simanjuntak: Saya Yakin Gerindra Dan PKB Terus Bersama

Dalam politik, membangun ko­munikasi dengan partai politik lain, merupakan hal yang wajar. Soal tawar-menawar mengenai posisi di dalam konteks kerja sama politik, siapa saja bisa membangunnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense