BREAKING NEWS
 

Rencana Penyelidikan Dugaan Kecurangan Pemilu 2024, Hak Angketnya Masih Belum Jelas

Luluk Nur Hamidah: Surprise, Kita Tunggu Sikap Resmi Fraksi PDIP

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Minggu, 31 Maret 2024 07:50 WIB
Luluk Nur Hamidah, Anggota Fraksi PKB DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Puan Maharani mengatakan, belum ada instruksi mengenai hak angket. Bagaimana tanggapan Anda?

Saya sedikit surprise, tapi kita tunggu sikap resmi dari Fraksi PDIP.

Kenapa harus menunggu Fraksi PDIP, kan sudah jelas pernyataan Puan?

Baca juga : Herman Khaeron: Memang Belum Ada Gerakan Atau Instruksi

Karena, sebelumnya teman-teman dari PDIP mengundang perwakilan dari masyarakat sipil yang sedang melakukan aksi dan tuntutan di luar Gedung DPR. Bahkan, PDIP mengungkapkan komitmennya mengenai hak angket.

Pernyataan Puan belum sepenuhnya dapat dipegang?

Saya menghargai statement Mbak Puan itu. Lebih baik kita menunggu sikap resmi dari Fraksi PDIP terkait hak angket ini.

Baca juga : Prabowo Disebut-sebut Sosok The New Soekarno

Kalau memang keputusannya tidak ada instruksi dari PDIP maupun Megawati, apakah PKB jalan terus?

Logikanya, hak angket ini memang perlu dukungan dari mayoritas di DPR. Kalau hanya mengajukan hak angket, memang hanya butuh minimal 25 orang dengan dua fraksi yang berbeda. Tapi, kalau ingin hak angket lolos sampai dibentuk Pansus, harus mendapatkan dukungan mayoritas.

Kami (PKB) belum mengajukan, karena ingin ada kepastian. Jangan sampai gagal, dan salah satu kuncinya ada di PDIP. Tiga fraksi (PKB, PKS dan NasDem) bukan mayoritas di parlemen. Menjadi mayoritas kalau PDIP mendukung. REN

Baca juga : Ingat Nih, Menhub Tak Segan Berikan Sanksi

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 31 Maret 2024 dengan judul "Rencana Penyelidikan Dugaan Kecurangan Pemilu 2024, Hak Angketnya Masih Belum Jelas, Luluk Nur Hamidah: Surprise, Kita Tunggu Sikap Resmi Fraksi PDIP"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense