BREAKING NEWS
 

Soal Kabar Bakal Bergabungnya PKS Ke KIM, Begini, Respons PAN Dan Demokrat

Kamhar Lakumani: Kami Tunggu Keputusan Majelis Tinggi Partai

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DAUD FADILLAH
Selasa, 13 Agustus 2024 07:40 WIB
Kamhar Lakumani, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kabar bergabungnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada Pemilihan Gubernur Jakarta, semakin santer.

Kabar ini mencuat, setelah PKS tak kunjung mendapatkan rekan koalisi untuk mengusung duet Anies Baswedan dengan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Mohamad Sohibul Iman (AMAN).

Baca juga : Pemerintah Beri Tanda Jasa Dan Kehormatan Ke 61 Tokoh

Seiring itu, PKS mempertimbangkan opsi lain. Yakni, bergabung KIM untuk mengusung politisi Golkar Ridwan Kamil, dengan calon wakil dari PKS.

Gayung bersambut, hal itu mendapat respons dari partai-partai di KIM. Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengaku, tak masalah jika tiket Cawagub Jakarta diberikan kepada PKS.

Baca juga : Airlangga Ikut Berperan Di Kemenangan Prabowo-Gibran

Pasalnya, PKS meraih suara terbanyak di Jakarta pada Pemilu 2024. PKS memperoleh 18 kursi. "Kami konsisten untuk linear dengan keputusan KIM," ucapnya, Senin (12/8/2024).

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno menjelaskan, KIM dan KIM Plus masih terus menggodok siapa yang akan mendampingi Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta.

Baca juga : Aksi Buang Sampah Di Kantor Wali Kota Depok Disorot Publik

Eddy memprediksi, partai-partai di KIM akan kompak mengenai siapa yang menjadi Cawagub. Termasuk jika Cawagub itu dari PKS. "KIM akan kompak untuk memenangkan pasangan calon itu," ujar Eddy, Senin (12/8/2024).

Untuk membahas topik ini lebih lanjut, berikut wawancara Rakyat Merdeka dengan Kamhar Lakumani.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense