Sebelumnya
Kasus PHK di industri tekstil dalam negeri, kembali terjadi. Bagaimana pandangan Anda?
Saya merasa prihatin, dan kita perlu meningkatkan kewaspadaan mengenai hal ini. Sebab, kita masih membutuhkan lapangan pekerjaan yang lebih luas untuk masyarakat.
Kalau ada PHK seperti ini, akan ada tantangan tersendiri. Sebab, mereka yang di-PHK pasti membutuhkan pekerjaan baru. Oleh karena itu, ini harus diwaspadai.
Banyak yang menilai, penyebab PHK di industri tekstil, karena banjir produk impor. Ada tanggapan?
Baca juga : Beringin Ajak Rakyat Lakukan Pengawasan
Saya kira, persaingan industri tekstil di Indonesia sekarang ini sangat ketat. Sebetulnya, persaingan itu bukan dari dalam negeri saja, tapi ada juga industri dari luar negeri atau impor. Memang berat sekali.
Kita tahu berapa banyak produk yang masuk ke Indonesia. Itu bisa kita temukan di pasar modern. Bahkan, sekarang ada di pasar tradisional. Ini tantangan bagi kita.
Bagaimana solusinya agar industri dalam negeri tidak gulung tikar?
Kita memikirkan agar produk-produk dalam negeri menjadi lebih kompetitif dibandingkan produk yang masuk dari luar negeri. Sehingga, orang tidak lagi memilih barang dari luar negeri. Sebab, dengan kualitas yang sama atau bahkan lebih baik, sehingga masyarakat memilih produk dalam negeri.
Baca juga : Jokowi: Kita Tidak Ingin Yang Sakit Ke Singapura
Terobosan lain agar industri tekstil dalam negeri bisa bertahan, seperti apa?
Saya melihat, tekstil produk dalam negeri harus bisa dijual di luar negeri. Maka, barang-barang yang diproduksi di Indonesia, tidak hanya dipakai di Indonesia. Tetapi, dipakai juga di negara lain.
Anda yakin itu bisa menekan angka PHK?
Kalau produk dalam negeri dipakai di negara lain, maka industri tekstil tidak tutup, justru akan terus berlanjut. Nah, kalau kita bandingkan dengan produk China, di Amerika itu ada produk China. Produk China itu luar biasa, banyak bertebaran di beberapa negara, sehingga industri mereka tetap jalan. Dengan syarat, produk itu harus berstandar internasional. Bagi Indonesia, itu seharusnya tidak sulit.
Baca juga : Tutup Seluruh Akses Ke Situs Pornografi!
Bagaimana pasar di luar negerinya?
Kita harus membuka pasarnya. Dengan begitu, kita bisa memanfaatkan tenaga kerja Indonesia yang ada di sana. Kalau tidak ada pasarnya, nanti kerepotan. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 7 September 2024 dengan judul "Industri Tekstil PHK Puluhan Ribu Pekerja, Lawan Banjir Impor Dengan Ekspor, Saleh Partaonan Daulay: Pemerintah Perlu Memberi Stimulus"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.