Sebelumnya
Bagaimana tanggapan Anda tentang gerakan tusuk tiga paslon pada surat suara Pilgub Jakarta?
Ini harus dihormati sebagai pilihan politik rakyat yang berdaulat.
Kenapa ada gerakan tersebut?
Karena banyak partai tidak lagi menghormati rakyatnya, dengan mengabaikan aspirasi sebagian besar warga Jakarta yang menginginkan Pak Anies memimpin kembali Jakarta. Yang terjadi malah borong partai.
Baca juga : Wahyu Dinata: Pendidikan Politik Tak Bertanggung Jawab
Ini seperti bentuk kekecewaan?
Iya. Maka, jangan salahkan rakyat yang akhirnya memilih jalannya sendiri untuk pilihan politiknya.
Apakah Anda dan relawan Anies Baswedan akan mengkampanyekan hal tersebut ke masyarakat luas?
Kami tidak perlu mengkampanyekan sesuatu yang sudah diketahui masyarakat luas. Kekecewaan luas itu yang mempersatukan.
Baca juga : Menkominfo: Kita Perlu Ciptakan Talenta Digital
Ketua KPUD Jakarta, Wahyu Dinata menyebut, tindakan untuk mencoblos semua calon, akan menjadikan suara tidak sah dan membuat suara rakyat tidak bermakna. Tanggapan Anda?
Suara tidak sah dan seterusnya yang dimaksudkan Ketua KPUD Jakarta, harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pemangku kepentingan, bagaimana mengatur jalannya Pemilu yang lebih jujur dan adil.
Ketua KPUD Jakarta juga menilai, gerakan tersebut dalam perspektif kampanye tidak dapat dibenarkan. Respons Anda?
Hak masyarakat untuk memberikan atau tidak memberikan suaranya. Kalau calonnya memang tidak sesuai dengan pilihan hati nurani, apa mau dipaksakan? Apa negara kita ini sistemnya otoriter? Jadi, ini memang harus ada pembenahan besar-besaran.
Baca juga : 12 Calon Hakim Agung Ditolak Di Senayan
Apakah Anies sudah merespons gerakan ini?
Mas Anies pada prinsipnya menghormati semua pilihan masyarakat. Tidak ada imbauan untuk memilih atau tidak memilih paslon. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 11 September 2024 dengan judul "Muncul Di Media Sosial Soal Pilkada Jakarta, Pro Kontra Coblos 3 Paslon, Arini Soemardi: Pilihan Rakyat Harus Selalu Kita Hormati"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.