Sebelumnya
Pemprov Jakarta mengkaji kenaikan tarif Transjakarta. Apa pendapat Anda?
Wajar saja kalau naik, karena sudah terlalu lama tidak naik. Hampir 20 tahun. Sejak tahun 2005 tak naik. Kalau naik, tak apa-apa. Tapi, ada kelompok tertentu yang tidak naik.
Kelompok apa saja yang tak naik?
Kelompok lansia, disabilitas, golongan yang gajinya di bawah UMR. Berikutnya pelajar, mahasiswa.
Apa alasan Anda setuju tarif dinaikkan?
Baca juga : Wibi Andrino: Saya Tolak Rencana Kenaikan Tarif Ini
Sekarang gini saja, di Jawa Tengah tarif transportasinya Rp 4.000 sejak 2017. Jakarta yang UMP-nya lebih besar, dengan biaya 5000, kok keberatan.
Apa solusi agar kenaikan tarif tak membebani masyarakat?
Solusi agar masyarakat lemah tidak terbebani kenaikan tarif Transjakarta, Pemprov Jakarta dan Transjakarta bisa menerapkan cara yang diberlakukan Pemprov Jawa Tengah (Trans Jateng) dan Pemkot Semarang (Trans Semarang) dalam memberikan subsidi penumpang bus.
Konkretnya?
Tarif Trans Semarang yang dikelola Pemerintah Kota Semarang Rp 4.000, ada tarif khusus Rp 1.000 yang diberikan kepada pelajar/mahasiswa, pemegang kartu identitas anak (KIA), anak usia di bawah lima tahun (balita), disabilitas, lansia (usia 60 tahun ke atas) dan veteran.
Baca juga : Kini, Menko Polkam Fokus Amankan Libur Tahun Baru
Bagaimana dengan Jawa Tengah?
Trans Jateng yang dikelola Pemprov Jawa Tengah bertarif Rp 4 ribu, bertarif separuh (Rp 2 ribu) untuk pelajar, mahasiswa dan buruh.
Bagaimana caranya untuk mengetahui secara pasti, siapa yang bayar separuh itu?
Pihak Pengelola Transjakarta bisa membuka pendaftaran bagi warga yang mau mendapatkan tarif khusus itu. Jika buruh, selain menunjukkan KTP, mereka juga bisa menunjukkan surat keterangan dari tempat bekerja atau RT setempat.
Bagaimana jika ada yang berbohong?
Baca juga : Mahfud: Sahkan Saja RUU Perampasan Aset
Jika ketahuan berbohong (mungkin ada yang melapor atau ada petugas yang bisa memverifikasi), bisa dicabut dan bisa juga untuk sementara waktu tidak boleh menggunakan Bus Transjakarta. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 28 Desember 2024 dengan judul "Moda Transjakarta Di 2025, Akankah Tarifnya Naik? Djoko Setijowarno: Hampir 20 Tahun Tarifnya Tak Naik"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.