Dark/Light Mode

Perkuat Stok Cadangan Beras

Bapanas Minta Pemda Perbarui Neraca Pangan

Sabtu, 28 Desember 2024 07:00 WIB
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi.
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah Daerah (CBPD). Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis menuju swasembada pangan.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menegaskan pentingnya keterlibatan Pemda menjaga ketersediaan pangan di wilayah masing-masing. Salah satu langkah utamanya, menyusun dan memperbarui neraca pangan daerah.

“Setiap daerah harus memiliki neraca pangan. Dengan itu, daerah dapat memahami kebutuhan dan produksi pangan mereka serta dapat menjalin kerja sama antarwilayah,” kata Arief dalam keterangan resmi, Jumat (27/12/2024).

Selain neraca pangan, Arief mengimbau para pembuat kebijakan di daerah fokus pada perlindungan lahan pertanian. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Baca juga : Penumpang Bakal Migrasi Ke MRT, Beban Tarif Naik

“Penerapan Undang-undang ini harus diperkuat dengan sanksi tegas agar lahan persawahan tidak beralih fungsi,” tegasnya.

Arief juga menyoroti pentingnya kebijakan penyesuaian harga gabah untuk mendukung kesejahteraan petani.

Bapanas bersama Perum Bulog terus mengupayakan penyesuaian tersebut agar petani terdorong untuk meningkatkan produksi.

“Presiden Prabowo sudah menyatakan tidak akan ada impor beras pada 2025. Ini menjadi motivasi bagi semua untuk memperkuat produksi lokal,” jelas Arief.

Baca juga : Lazio Vs Atalanta, Buru Kemenangan Di Akhir Tahun

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemda dan Perum Bulog untuk mencapai swasembada pangan.

Menurutnya, panen raya padi yang akan berlangsung Januari hingga April 2025, harus dimanfaatkan optimal untuk menyerap gabah petani serta memperkuat cadangan beras daerah.

Zulkifli optimistis, panen raya 2025 akan mencatat hasil yang mengesankan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), proyeksi produksi beras pada Januari 2025 mencapai 1,2 juta ton, meningkat dari 0,87 juta ton pada Januari 2024.

Sementara, produksi Februari 2025 diperkirakan mencapai 2,08 juta ton, naik signifikan dari 1,39 juta ton pada Februari 2024.

Baca juga : Laga Lanjuta NBA, Grizzlies Hancurkan Raptors

“Dengan koordinasi yang baik, kami dapat memastikan produksi padi dan serapan gabah mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Zulkifli.

Langkah strategis ini diharapkan mampu mewujudkan ketahanan pangan nasional tanpa bergantung pada impor. Sekaligus memastikan kesejahteraan petani dan stabilitas pasokan beras di seluruh Indonesia. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Sabtu, 28 Desember 2024 dengan judul "Perkuat Stok Cadangan Beras Bapanas Minta Pemda Perbarui Neraca Pangan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.