BREAKING NEWS
 

Dunia Media Sosial, Akses Anak-anak Perlu Dibatasi

Oleh Soleh: Saya Usul Pelarangan Bukan Pembatasan

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Selasa, 11 Februari 2025 07:50 WIB
Oleh Soleh, Anggota Komisi I DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah mengkaji aturan tentang batasan usia untuk bisa mengakses media sosial. Karena, ruang digital dianggap tidak aman untuk anak-anak.

Menteri Komdigi Meutya Hafid mencatat, 24 persen anak pernah bertemu dengan seseorang yang pertama kali mereka kenal melalui internet. Dua persen di antaranya telah menjadi korban ancaman untuk melakukan aktivitas seksual.

“Angka ini menunjukkan, dunia digital saat ini bukanlah tempat yang sepenuhnya aman tanpa pengawasan ketat," imbuhnya.

Baca juga : Pratama Persadha: Indonesia Sedang Pikirkan Pembatasan

Meutya menjelaskan, regulasi yang sedang dikaji ini, adalah wujud nyata perlindungan terhadap generasi penerus bangsa, serta bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan perlunya perlindungan anak, khususnya di ruang digital.

Bagaimana cara pembatasan itu? Dalam rapat kerja di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (4/2/2025), Meutya mengatakan, tengah merancang regulasi pembatasan akun media sosial (medsos) anak, sebagai bagian dari upaya perlindungan anak di ruang digital.

Sedangkan di Australia, pembatasan melalui umur pengguna media sosial, adalah 16 tahun ke atas yang mulai berlaku pada Januari 2025. Pembatasan ini menggunakan teknologi verifikasi usia, yaitu biometrik yang didukung dengan basis data pemerintah.

Baca juga : Para Menteri Nggak Usah Waswas Bakal Direshuffle

Lantas, bagaimana pandangan wakil rakyat dan pakar mengenai pembatasan itu? Anggota Komisi I DPR Oleh Soleh menginginkan bukan sekadar pembatasan, tapi pelarangan akses medsos bagi anak-anak.

Sudut pandang berbeda dilontarkan Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC Pratama Persadha. Dia mengingatkan, kebijakan yang akan diambil Komdigi jangan sampai mengorbankan privasi dan kebebasan berekspresi.

Untuk lebih jelasnya, berikut wawancara dengan Oleh Soleh tentang kebijakan pembatasan akses ruang digital bagi anak-anak.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense