Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemerintah Pangkas Anggaran Kemenhub
Layanan Angkutan Perintis Diharapkan Tak Terganggu
Selasa, 11 Februari 2025 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Layanan angkutan perintis diharapkan tetap berjalan dengan baik alias tidak terganggu penghematan anggaran di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sebab, layanan itu sangat dibutuhkan masyarakat daerah terpencil.
Head Corporate Communication Damri Atikah Abdullah menyampaikan, alokasi anggaran di sektor transportasi kewenangan Kemenhub. Namun, diharapkannya, Layanan angkutan perintis tidak terganggu.
Atikah mengatakan, layanan angkutan perintis, angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan lainnya sangat penting untuk menunjang mobilitas dan konektivitas antar wilayah.
“(Kalau diterapkan) kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah, akan berdampak pada Damri. Khususnya pada layanan-layanan kami yang disubsidi oleh Kementerian Perhubungan,” terang Atikah kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (8/2/2025).
Selama ini pihaknya kerap membuka layanan angkutan perintis, baik orang maupun barang ke sejumlah rute di daerah-daerah, dan wilayah 3TP (Tertinggal, Terluar, Terdepan dan Perbatasan) yang belum dilayani oleh perusahaan angkutan lain.
Sayangnya, besaran nilai atau rute mana saja yang terdampak kebijakan tersebut, belum bisa dibeberkan Atikah lebih lanjut.
Baca juga : Rosan Ajak Korporasi Global Berinvestasi
“Bagaimana skema layanan yang baru juga belum bisa dikonfirmasi, karena kami menunggu arahan selanjutnya dari Kemenhub,” aku Atikah.
BUMN lain yang juga melayani rute perintis adalah PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).Saat ini ada 13 lintasan perintis yang dilayani kapal ASDP, yaitu Baubau-Tolandona, Baubau-Kadatua, Kadatua-Siompu, Batauga-Siompu, Baubau-Talaga, Talaga-Dongkala.
Lalu, Dongkala-Mawasangka, Kamaru-Kaledupa, Kaledupa-Tomia, Tomia-Binongko, Wanci-Kaledupa, Kamaru-Wanci dan Labuan-Sawapatani. Rute-rute itu meliputi wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan sekitarnya.
Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan, pihaknya terus memperkuat konektivitas antarwilayah, termasuk di kawasan Baubau, Sulawesi Tenggara, yang menawarkan perpaduan wisata bahari eksotis dan warisan budaya yang kaya.
Menurutnya, dengan pelayanan yang menjangkau berbagai wilayah, ASDP dapat memperlancar penyebaran logistik ke wilayah kecil.
“Dan mendukung peningkatan ekonomi, serta pembangunan daerah,” ujar Shelvy melalui siaran pers, Rabu (5/2/2025).
Baca juga : 55 Persen Sampah Di Rumah Bisa Diolah Jadi Pupuk
Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno mengingatkan Pemerintah agar layanan angkutan perintis diprioritaskan meski dilakukan efisiensi.
“Karena terganggunya layanan transportasi perintis bakal mengganggu kegiatan perekonomian dan mobilitas warga,” terang Djoko kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Djoko menegaskan, adanya angkutan jalan perintis bukan hanya membantu masyarakat, tetapi membantu kelancaran perekonomian wilayah.
Bahkan di pulau-pulau kecil, keberadaan angkutan jalan perintis sangat membantu anak sekolah.
“Masih banyak manfaat lainnya, karena transportasi merupakan urat nadi pembangunan suatu daerah, dan membuka keterisoliran wilayah,” katanya.
Terpisah, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, Pemerintah memastikan transportasi publik dan subsidi angkutan perintis tetap menjadi perhatian utama di tengah penghematan anggaran.
Baca juga : Manchester City Vs Real Madrid, Adu Ketajaman
Hal ini menyusul penerbitan Instruksi Presiden Republik Indonesia (RI) Nomor 1 Tahun 2025, tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.
Untuk itu, penghematan anggaran di Kemenhub dilakukan secara cermat, hati-hati dan selektif.
“Sektor transportasi publik dan subsidi angkutan perintis yang berperan penting dalam mobilitas masyarakat, terutama bagi kelompok masyarakat rentan, tetap mendapatkan perhatian dan dukungan penuh,” ujar Dudy di Jakarta, Selasa (4/2/2025).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya