BREAKING NEWS
 

Selain Demo Tuntut THR, Ojol Ingin Jadi Pekerja, Bukan Mitra

Lily Pujiati: Status Mitra Aplikator Hanya Kedok Saja

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Rabu, 19 Februari 2025 07:40 WIB
Lily Pujiati, Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Ojol berdemonstrasi di Kem­naker. Apa saja tuntutannya?

Tuntutan yang utama adalah soal THR.

Kenapa Anda ingin perusahaan aplikator memberikan THR?

Karena, kewajiban aplikator atau perusahaan untuk memberikan hak driver. Seharusnya, tanpa diminta pun perusahaan memberikan.

Baca juga : Kemenhub Dorong Pegawai ASN Dan BUMN Terapkan WFA

Anda dkk juga menginginkan status sebagai karyawan atau pe­kerja, bukan mitra lagi. Kenapa?

Karena, kami sudah memenuhi unsur sebagai pekerja. Selain itu, mitra hanya kedok untuk menghindari kewajiban membayar hak-hak driver

Bisa disebutkan, hak-hak driver itu apa saja?

Hak driver antara lain THR, jamsos dan gaji.

Baca juga : Gerindra Dukung Koalisi Permanen

Apa yang melatarbelakangi ke­inginan Ojol menjadi karyawan?

Selama ini, kami mengalami PM atau Putus Mitra seenaknya tanpa ada peringatan. Juga, tidak punya kekua­tan apa pun ketika ada perselisihan dengan pihak perusahaan.

Apa lagi yang Anda soroti?

Mekanisme perekrutan sangat mu­dah, tanpa memikirkan akibat terlalu banyak driver. Karena, ada bisnis di dalamnya, contohnya penjualan helm dan jaket.

Baca juga : Aplikator Koordinasi Dengan Pemerintah

Bagaimana jika perusahaan keberatan dengan status karyawan. Apa yang akan dilakukan Ojol?

Kami percaya Pemerintah akan mengambil jalan terbaik. Kami akan terus mengawal keputusan Kemnaker terkait status ini. Semoga driver ojol sejahtera. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 19 Februari 2025 dengan judul "Selain Demo Tuntut THR, Ojol Ingin Jadi Pekerja, Bukan Mitra, Lily Pujiati: Status Mitra Aplikator Hanya Kedok Saja"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense