Sebelumnya
Saat rapat di Komisi II DPR, Anda mengungkapkan, ada dua daerah yang anggarannya belum tersedia untuk PSU. Tolong jelaskan...
Berdasarkan putusan MK, total ada 24 kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan PSU. Dari hasil koordinasi dengan daerah, mayoritas daerah sudah siap untuk anggarannya. Tersisa dua kabupaten yang belum tersedia anggarannya oleh pemerintah setempat. Yakni, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Boven Digoel.
Apa upaya KPU?
Kami terus mengupayakan kesiapan dan kesanggupan anggaran dari daerah setempat. Seandainya belum tersedia anggarannya, kami sampaikan ke Pemerintah Pusat dan Kemendagri.
Baca juga : Menteri Riefky Perkuat Industri Kreatif Kuliner
Sudah sejauh mana prosesnya?
Hingga kini masih berproses. Kami juga sudah laporkan ke DPR dan ke Kemendagri pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) kemarin (10/3/2025).
Laporan ini akan ditindaklanjuti Kemendagri dengan memberikan atensi secara langsung ke gubernur dan bupati/wali kota setempat.
Apakah Anda yakin ihwal anggaran ini akan selesai tepat waktu?
Baca juga : Cak Imin Instruksikan Kader Istiqamah Kawal Pemerintahan
Kan kami sudah sampaikan tentang anggaran PSU ini ke Pemerintah dan DPR. Kami yakin, atensi ini akan didorong Kemendagri dan diselesaikan.
Saya yakin, setelah RDP itu, ada percepatan dan ada tindakan yang lebih terukur dari Pemerintah. Kami sangat optimistis, masalah anggaran ini cepat selesai.
Apa harapan Anda mengenai PSU?
Kami yakin, pelaksanaan PSU di 24 daerah ini akan berjalan lancar dan aman. Karena, kami sudah memetakan titik-titik mana saja yang rawan terjadi kecurangan dan rawan konflik. REN
Baca juga : BPKH: Itu Akan Bebani APBN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 11 Maret 2025 dengan judul "Urusan Pemungutan Suara Ulang, Anggaran Di 2 Daerah Belum Kelar, Yulianto Sudrajat: Kami Terus Upayakan Kesiapan Anggarannya"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.