BREAKING NEWS
 

Usulannya Masuk Ke Kementerian Sosial, Layakkah Soeharto Jadi Pahlawan Nasional?

Hendardi: Banyak Pelanggaran HAM Yang Dilakukan

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Minggu, 27 April 2025 07:50 WIB
Hendardi, Ketua Dewan Nasional SETARA Institute. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Apa pendapat Anda terkait dengan pemberian gelar pahlawan bagi Pak Harto?

Gelar pahlawan nasional untuk Soeharto tidak relevan dan problematik.

Bisa Anda jelaskan?

Baca juga : Ahmad Doli Kurnia Tandjung: Pak Harto Tidak Ada Cacat Sebagai Pejuang

Secara yuridis, berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, ada syarat umum dan syarat khusus untuk mendapatkan gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan. Syarat umum yang diatur Pasal 24 UU adalah berkelakuan baik.

Soeharto tidak layak mendapatkan gelar pahlawan nasional karena berbagai pelanggaran HAM dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang pernah terjadi pada masa pemerintahannya yang otoriter dan militeristik, belum pernah diuji melalui proses peradilan.

Belum lagi soal Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh keluarga dan elite inti di sekitarnya. Akumulasi persoalan itu yang secara objektif menjadi penyebab utama Soeharto dilengserkan oleh Gerakan Reformasi 1998. Pendek kata, Soeharto tidak memenuhi syarat umum berkelakuan baik.

Baca juga : Menag: Fokus Layani Jemaah

Jadi, menurut Anda belum layak?

Tidak adanya klarifikasi politik yang memadai dan ketidakmungkinan putusan pengadilan mengenai kejahatan yang dilakukan oleh dan terjadi pada pemerintahan Soeharto menjadi penegas bahwa pemberian gelar pahlawan nasional untuk Soeharto menjadi tidak relevan.

Selain itu, apa lagi alasan Anda menolak gelar pahlawan?

Baca juga : Hadapi Tantangan Global, Banteng: Revitalisasi Semangat KAA 1955

Secara sosial, gelar pahlawan nasional bagi Soeharto hanya akan menciptakan kontradiksi dan kebingungan pada generasi muda dan generasi masa depan yang tidak secara langsung bersentuhan dan memiliki pengalaman hidup pada Pemerintahan Orde Baru.

Gelar pahlawan nasional bagi Soeharto seperti “menghapus” sejarah kejahatan rezim di masa lalu dan menciptakan kontradiksi serta kebingungan kolektif tentang seorang pemimpin politik yang dilengserkan karena akumulasi kejahatan yang terjadi, namun pada saat yang sama sosok itu bergelar pahlawan nasional. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 27 April 2025 dengan judul "Usulannya Masuk Ke Kementerian Sosial, Layakkah Soeharto Jadi Pahlawan Nasional? Hendardi: Banyak Pelanggaran HAM Yang Dilakukan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense