BREAKING NEWS
 

Menkes Wacanakan Akan Latih Dokter Umum Tangani Persalinan

Dicky Budiman: Usulan Ini Tidak Tepat Dan Berbahaya

Reporter : ALFIAN SIDIK
Editor : DEDE HERMAWAN
Jumat, 16 Mei 2025 07:40 WIB
Dicky Budiman, Pakar Kesehatan dari Universitas Griffith. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Apa tanggapan Anda terkait usulan dokter umum boleh mengurus persalinan atau operasi caesar?

Saat ini, usulan tersebut tidak tepat dan cenderung berbahaya untuk diterapkan dalam praktik kebijakan kesehatan. Mengapa? Karena ilmu kedokteran sudah berkembang pesat, dan pelaksanaannya sekarang jauh lebih kompleks dibanding masa lalu.

Apakah praktik seperti ini pernah terjadi sebelumnya di Indonesia?

Baca juga : Wapres Minta Petugas Siap Dan Sigap Membantu

Ya, praktik operasi caesar oleh dokter umum memang pernah dilakukan di Indonesia, terutama pada periode 1950 hingga 1980-an. Tapi itu terjadi di daerah-daerah terpencil, dan situasinya sangat berbeda dengan sekarang.

Apa yang membedakan situasi saat itu dengan sekarang?

Saat itu belum ada sistem spesialisasi yang mapan. Belum ada undang-undang praktik kedokteran maupun regulasi profesi yang ketat seperti sekarang. Tidak ada jaminan hukum ataupun sistem pembuktian malpraktik. Jadi, konteks historis tersebut tidak bisa serta-merta dijadikan alasan untuk kebijakan saat ini.

Baca juga : Golkar Gandeng KPK Bahas Format Pembiayaan Politik

Bagaimana dengan aspek teknis dari operasi caesar itu sendiri?

Operasi caesar adalah tindakan medis yang membutuhkan presisi tinggi, manajemen komplikasi yang baik, dan perawatan pasca operasi yang optimal. Kalau dilakukan oleh dokter umum, akan sangat berbahaya mengingat ketatnya regulasi dan kompleksitas tindakan medis saat ini. ASI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 16 Mei 2025 dengan judul "Menkes Wacanakan Akan Latih Dokter Umum Tangani Persalinan, Dicky Budiman: Usulan Ini Tidak Tepat Dan Berbahaya"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense