RM.id Rakyat Merdeka - Dinamika internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjelang Muktamar kian memanas. Masing-masing tim pemenangan sudah menjagokan calon ketua umum yang akan memimpin partai berlambang Ka'bah.
Jagoannya ada yang berasal dari internal, ada juga dari eksternal PPP. Di antaranya, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Prabowo, Dudung Abdurachman; Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul; mantan Ketua DPR serta bekas Sekjen Parta Demokrat, Marzuki Alie; dan mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto serta Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Dari internal disebut-sebut Mardiono, Arwani Thomafi, Amir Uskara dan lainnya.
Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Muhammad Romahurmuziy mendorong adanya wajah baru atau tokoh dari luar partai untuk memimpin PPP ke depan.
Baca juga : Indonesia Komit Gabung Dengan OECD
“PPP butuh energi baru. Energi besar, bukan untuk berjalan. Tapi untuk melompat mengatasi semua rintangan untuk kembali ke Senayan 2029,” kata Romahurmuziy, Jumat (16/5/2025).
Siapa tokoh yang dimaksud? Romahurmuziy menjagokan Amran Sulaiman menjadi calon ketua umum PPP.
Amran, diakui Rommy, memang memiliki segala kriteria yang dibutuhkan untuk memimpin PPP. Dari segi ketokohan, Amran dinilai memiliki etos kerja yang baik karena dianggap berhasil menakhodai Kementerian Pertanian di era Jokowi maupun Presiden Prabowo Subianto.
Lalu, bagaimana respons Amran ketika namanya disebut-sebut sebagai salah satu kandidat ketua umum PPP. Di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (2/6/2025), Amran masih malu-malu.
Baca juga : Gerindra: Kebijakan Pertanian On The Track
Dia enggan menanggapi namanya yang masuk dalam bursa calon ketua umum PPP. “Kita urus pangan dulu, ya,” ujar Amran.
Menguatnya nama Amran menimbulkan pro kontra di internal PPP. Anggota Mahkamah PPP, Abdullah Mansyur menyambut baik kehadiran Amran di PPP. “Ahlan wa sahlan buat Pak Amran,” ucap Abdullah.
Sementara, Wakil Ketua Umum PPP Rusli Effendi mendorong kader internal yang harus menduduki posisi ketua umum PPP. Kata dia, di internal PPP tidak kekurangan kader yang layak dan pas untuk memimpin lima tahun ke depan.
“Banyak tokoh di PPP yang layak, ngapain nyari dari luar,” kata dia, menolak kehadiran tokoh luar.
Baca juga : Penyaluran Tambahan Bansos Sesuai DTSEN
Untuk mengetahui lebih jauh pandangan Abdullah Mansyur terkait nama Amran Sulaiman sebagai kandidat ketua umum PPP. Berikut wawancaranya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.