BREAKING NEWS
 

Untuk Ikut Menjaga Kamtibmas, Perlukah Dibentuk Komunitas Ojol?

Rudianto Lallo: Ini Bentuk Partisipasi Dari Masyarakat...

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Selasa, 30 September 2025 07:15 WIB
Rudianto Lallo, Anggota Komisi III DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Anda terkait langkah Polda Metro Jaya membentuk komunitas Ojol Kamtibmas?

Langkah ini positif dan baik. Me mang seharusnya kepolisian, khususnya Polda Metro Jaya, melibatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan menggandeng komunitas Ojol, polisi bisa memiliki mitra di lapangan, terutama di jalan raya yang rawan tindak kriminal.

Menurut Anda pelibatan komunitas seperti Ojol penting?

Baca juga : Lily Pujiati: Bisa Menjadi Rawan Penyalahgunaan...

Tentu. Mereka berada langsung di jalanan dan bisa cepat melaporkan jika terjadi tindak kejahatan. Minimal, komunitas Ojol dapat menjadi mitra strategis polisi. Polisi memang harus dekat dengan rakyat, dan keberhasilan program ini bisa menjadi terobosan baru.

Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) menilai pembentukan komunitas ini menyalahi kewenangan. Bagaimana menurut Anda?

Kalau saya melihatnya dari niat baik. Tujuannya untuk menjaga dan memelihara keamanan, yang memang merupakan tugas konstitusional Kepolisian. Konstitusi memberi mandat agar keamanan diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat. Nah, menggandeng komunitas Ojol adalah salah satu bentuk implementasinya.

Baca juga : Petani Dan Industri Kecil Bisa Bertahan Sementara

Artinya, selain komunitas Ojol, juga bisa juga dilibatkan?

Kepolisian juga harus menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan kelompok lainnya. Menjaga keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Polisi di sini berperan sebagai fasilitator untuk merangkul berbagai elemen masyarakat.

Apa harapan Anda dari program ini ke depan?

Baca juga : Zulhas Kebut Kawasan Swasembada Di Papua

Kalau ini dijalankan dengan konsisten sejak awal, hasilnya bisa sangat baik. Kuncinya adalah mengajak dan mengaktifkan partisipasi masyarakat. Dengan begitu, keamanan dan keter tiban tidak hanya menjadi tugas polisi, tapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 30 September 2025 dengan judul "Untuk Ikut Menjaga Kamtibmas, Perlukah Dibentuk Komunitas Ojol? Rudianto Lallo: Ini Bentuk Partisipasi Dari Masyarakat..."

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense