BREAKING NEWS
 

Wacana Pemerintah Bangun 10 Kampus Baru Jadi Perdebatan

Abdul Fikri Faqih: Bukti Presiden Perhatian Besar Pada Pendidikan

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Sabtu, 21 Februari 2026 07:10 WIB
Abdul Fikri Faqih, Anggota Komisi X DPR. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat rencana Presiden Prabowo Subianto membangun sepuluh perguruan tinggi baru pada tahun ini?

Tentu kami merasa senang karena Presiden juga menaruh perhatian besar hingga ke jenjang pendidikan tinggi. Presiden memang sangat menaruh perhatian pada masa depan bangsa yang sangat tergantung pada pendidikan.

Konkret kepeduliannya seperti apa?

Beliau memiliki skema pengentasan kemiskinan melalui pendidikan dengan membuka Sekolah Rakyat, khususnya bagi masyarakat yang berada di desil satu sampai empat.

Baca juga : Komisi XIII Ajak Masyarakat Kawal RUU Pemasyarakatan

Presiden menyadari bahwa banyak anak Indonesia yang unggul dan pintar. Maka dari itu, beliau memfasilitasi mereka melalui Sekolah Garuda.

Tujuannya agar mereka lebih mudah berkembang, bahkan memiliki akses yang lebih luas untuk melanjutkan ke perguruan tinggi berkualitas internasional di masa depan. Namun, jika memang ada rencana membuka 10 perguruan tinggi khusus, nampaknya tim pelaksana Presiden di lapangan harus benar-benar cermat dan berhati-hati dalam merealisasikannya.

Hal apa saja yang harus diperhatikan bagi Pemerintah sebelum mendirikan kampus baru tersebut?

Perlu dikaji mendalam mengenai opsinya, apakah melalui bentuk akuisisi, penggabungan atau merger universitas yang sudah ada, atau pilihan terakhir baru mendirikan perguruan tinggi baru. Ini harus diputuskan dengan sangat matang agar tidak kontraproduktif.

Baca juga : Menag: Masjid Negara IKN Jadi Mercusuar Toleransi

Memang saat ini kondisi kampus di Indonesia seperti apa?

Fakta di lapangan menunjukkan jumlah perguruan tinggi di Indonesia, baik perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta, jumlahnya sangat banyak. Data terbaru menyebutkan angkanya berkisar antara 2.937 hingga lebih dari 4.600, bahkan ada laporan tertentu yang menyebut angka mencapai 6.484 kampus.

Apakah jumlah kampus tersebut termasuk banyak?

Indonesia memiliki jumlah universitas tiga kali lebih banyak daripada China, padahal populasi China lima kali lebih besar dari kita. Artinya, Indonesia tidak kekurangan jumlah institusi secara kuantitas.

Baca juga : Dipakai Untuk Simpan Hasil Korupsi, KPK Lacak Safe House Lain Pejabat Bea Cukai

Lantas, apa catatan Anda kepada Pemerintah sebelum mendirikan 10 perguruan tinggi baru?

Masalah kualitas dan akreditasi. Dari ribuan kampus yang kita miliki saat ini, faktanya hanya sedikit yang sudah terakreditasi unggul. Inilah yang harus menjadi fokus utama, bagaimana meningkatkan kualitas perguruan tinggi yang sudah ada agar benar-benar kompetitif. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 21 Februari 2026 dengan judul "Wacana Pemerintah Bangun 10 Kampus Baru Jadi Perdebatan Abdul Fikri Faqih: Bukti Presiden Perhatian Besar Pada Pendidikan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense