Sebelumnya
APA tanggapan Anda terkait wacana Pemerintah menerapkan war tiket haji?
Kalau Menteri Haji menyampaikan terkait war tiket haji atau jemaah seperti rebutan tiket konser. Meskipun hal tersebut hanya ide spontan, sepertinya ide itu memiliki kelemahan yang sangat mendasar.
Seperti apa kelemahan dari sistem war tiket haji?
Pertama, untuk menerapkan sistem "war" tiket haji ini, maka teknologi informasi (IT) harus kuat. Jika tidak, sistem bisa mengalami gangguan ketika diakses oleh banyak orang. Apalagi jumlah kuota jemaah haji Indonesia sangat besar, hingga 200 ribu. Tentunya, yang akan mengakses sistem ini lebih dari jumlah tersebut karena mereka berebut mendapatkan kuota.
Baca juga : Dahnil Anzar Simanjuntak: Tidak Akan Ganggu Kuota Jemaah Reguler
Artinya, sistem untuk menerapkan war tiket haji ini harus benar-benar siap?
Iya, karena jika sistem belum siap dan dipaksakan, akan menimbulkan masalah baru. Pemerintah dalam hal ini Kemenhaj harus memperbaiki sistemnya terlebih dahulu.
Apa kelemahan lainnya?
Kelemahan kedua adalah bagi masyarakat yang wilayahnya belum terjangkau internet atau jaringannya masih lemah. Mereka akan kesulitan mengakses sistem untuk memperebutkan tiket haji tersebut sehingga menimbulkan kesenjangan.
Baca juga : DPR: Industri Elektronik Lakukan Rekayasa Desain
Kesenjangannya seperti apa?
Jika sistem ini diterapkan, maka yang berangkat haji akan lebih didominasi masyarakat di perkotaan atau wilayah dengan jaringan internet baik. Sementara daerah dengan jaringan terbatas akan mengalami kesulitan.
Bagaimana dengan jemaah lanjut usia (lansia)?
Perlu diingat bahwa banyak jemaah haji Indonesia berasal dari kategori lansia. Dengan literasi teknologi yang masih terbatas, mereka akan kesulitan untuk mengikuti sistem ini.
Baca juga : Lagi, BGN Suspend Ratusan SPPG Tidak Penuhi Standar
Lantas, apa saran Anda kepada Pemerintah jika wacana ini ingin direalisasikan?
Perlu pendalaman lebih lanjut oleh Pemerintah terkait wacana tersebut. Selain itu, perlu dilakukan uji coba untuk mengukur sejauh mana efektivitas, kendala, dan tantangan dari sistem war tiket haji ini. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 12 April 2026 dengan judul "Wacana Kemenhaj Gulirkan War Tiket Haji Bikin Heboh, Mustolih Siradj: Berisiko Menuculkan Kesenjangan Jemaah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.