BREAKING NEWS
 

Menanti Gebrakan 100 Hari Pertama Pimpinan Baru BGN Perbaiki MBG

Ashabul Kahfi: BGN Harus Terbuka, Jujur Dan Responsif

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Rabu, 17 Juni 2026 07:15 WIB
Ashabul Kahfi, Anggota Komisi IX DPR. Foto: IG PRIBADI

 Sebelumnya 
Apa catatan Anda terkait pergantian pimpinan BGN dan harapan evaluasi program MBG?

Pergantian pimpinan di BGN harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh, bukan sekadar pergantian orang. Dengan Ibu Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN dan adanya dua Wakil Kepala BGN yang baru, yang paling penting adalah pembagian tugas yang jelas, komando yang kuat, serta pengawasan yang tidak tumpang tindih.

Adsense

Bagaimana dengan evaluasi yang harus segera diperbaiki?

Struktur baru harus langsung menjawab persoalan utama di lapangan, terutama mutu makanan, keamanan pangan, distribusi, serta koordinasi dengan Pemerintah Daerah, sekolah, puskesmas, dan penyedia layanan.

Baca juga : Niti Emiliana: Targetnya Harus Nihil Kasus Keracunan

YLKI berharap agar pergantian pucuk pimpinan BGN meningkatkan pelayanan MBG. Apa respons Anda?

Itu sangat wajar dan harus dijawab secara serius oleh BGN. Program MBG memiliki tujuan mulia untuk memperbaiki gizi anak dan kualitas sumber daya manusia. Namun, tujuan baik harus dijalankan dengan tata kelola yang baik pula. Jika kualitas makanan tidak terjaga atau muncul kasus keracunan, maka yang dirugikan bukan hanya anak-anak penerima manfaat, tetapi juga kepercayaan publik terhadap program negara.

Menurut Anda, perbaikan apa saja yang harus dilakukan Pemerintah agar program MBG ini dapat berjalan dengan baik?

Perhatian utama Pemerintah dan pimpinan BGN adalah membenahi tata kelola dari hulu hingga hilir. Data penerima manfaat harus akurat, standar gizi harus jelas, rantai pasok bahan pangan harus aman, dan pengadaan harus transparan serta dapat diaudit. Di sisi pelaksanaan, dapur, penyedia makanan, distribusi, dan pengawasan di sekolah harus memiliki standar yang sama sehingga makanan yang diterima anak-anak benar-benar aman, bergizi, layak konsumsi, dan tepat waktu.

Baca juga : Komisi VI Segera Kebut Revisi UU Perkoperasian

YLKI juga menargetkan agar dalam 100 hari pertama pimpinan BGN yang baru mampu mencegah terjadinya keracunan pada distribusi MBG?

Terkait target 100 hari dan harapan nihil kasus keracunan, BGN perlu melakukan audit total terhadap seluruh dapur dan penyedia makanan. Dapur yang tidak memenuhi standar sanitasi, penyimpanan, pengolahan, dan distribusi harus diberi sanksi tegas, bahkan dihentikan sementara. Secara teknis, harus ada pemeriksaan sampel makanan, penyimpanan contoh makanan harian, pelibatan puskesmas, kanal pengaduan cepat, serta pelatihan wajib bagi pengelola dapur, tenaga masak, distributor, dan pengawas lapangan agar standar keamanan pangan benar-benar dijalankan hingga level terbawah.

Lalu, bagaimana dengan pemulihan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG ini?

Tentunya, BGN harus terbuka, jujur, dan responsif. Sampaikan data audit, umumkan dapur yang dibenahi, jelaskan penyebab jika terjadi kasus, tangani korban dengan baik, dan tunjukkan langkah korektif yang konkret. Komisi IX DPR tentu mendukung tujuan besar MBG, tetapi dukungan itu harus disertai pengawasan ketat agar dalam 100 hari pertama pimpinan baru BGN benar-benar mampu membuktikan perbaikan, bukan hanya melalui seremoni, tetapi melalui hasil nyata di lapangan. NNM

Baca juga : Wapres Janji Perbaiki Berbagai Kekurangan

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 17 Juni 2026 dengan judul "Menanti Gebrakan 100 Hari Pertama Pimpinan Baru BGN Perbaiki MBG, Ashabul Kahfi: BGN Harus Terbuka, Jujur Dan Responsif"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense