BREAKING NEWS
 

60 Ribu Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang, Kenapa Ya?

Habib Syarief Muhammad: Evaluasi Harus Secara Serius Dan Menyeluruh

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Selasa, 30 Juni 2026 07:15 WIB
Habib Syarief Muhammad, Anggota Komisi X DPR RI. Foto: IG PRIBADI

 Sebelumnya 
Banyaknya sekitar 60 ribu calon mahasiswa yang tidak melakukan daftar ulang disebut salah satunya karena besaran UKT. Bagaimana tanggapan Anda?

Adsense

Kita harus membedakan terlebih dahulu antara UKT dan uang pangkal atau sumbangan pengembangan institusi. UKT adalah Uang Kuliah Tunggal, sedangkan yang sering dikaitkan dengan uang bangunan merupakan komponen yang berbeda.

Prinsipnya, UKT memang harus benar-benar menjadi uang kuliah tunggal. Dalam ketentuan yang ada, besaran UKT seharusnya disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua mahasiswa. Ada pembagian kelompok atau klaster, sehingga tidak bisa disamaratakan.

Kalau berasal dari keluarga mampu, tentu tidak menjadi persoalan apabila dikenakan UKT yang lebih tinggi. Namun, bagi keluarga dengan kemampuan ekonomi terbatas, jangan diperlakukan sama. Itu tidak adil.

Baca juga : Feriansyah: Faktor Ekonomi Cukup Berpengaruh

Artinya, kebijakan UKT ini harus dievaluasi?

Bukan sekadar perlu dievaluasi, tetapi memang harus dievaluasi. Harus ada kebijakan yang benar-benar jelas mengenai UKT. Namanya saja Uang Kuliah Tunggal, maka penerapannya harus konsisten, namun tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi mahasiswa melalui mekanisme yang adil.

Kalau UKT dipukul rata tanpa melihat kemampuan ekonomi keluarga, itu jelas tidak adil.

Bagaimana dengan uang pangkal atau uang bangunan yang juga menjadi sorotan?

Baca juga : Holding IDSurvey Bagian Dari Transformasi BUMN

Kalau uang pangkal memang dipersilakan, tetapi jangan sampai praktiknya menimbulkan ketidakadilan. Saya pernah menyampaikan soal adanya nominal sumbangan di beberapa perguruan tinggi ternama. Memang secara aturan sifatnya sukarela. Namun, saya mendapat banyak masukan dari masyarakat soal uang bangunan ini.

Jadi, menurut Anda evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh?

Betul. Evaluasi harus dilakukan secara serius dan menyeluruh. Saya mendengar Pemerintah sebenarnya sudah mulai mengambil langkah.

Saat kami menggelar rapat dengar pendapat dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, telah disampaikan adanya sejumlah langkah perbaikan.

Baca juga : JK Apresiasi Semangat Gotong Royong Diaspora

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah apakah kebijakan tersebut benar-benar sudah dijalankan hingga ke tingkat perguruan tinggi secara konsisten. Itu yang masih perlu kita pastikan bersama. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 30 Juni 2026 dengan judul "60 Ribu Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang, Kenapa Ya? Habib Syarief Muhammad: Evaluasi Harus Secara Serius Dan Menyeluruh"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense