BREAKING NEWS
 

Kapolri Berganti, Apa Tantangan Dan PR Yang Harus Diselesaikan?

Nasir Djamil: Usianya Relatif Muda, Akan Lebih Progresif

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Sabtu, 3 Oktober 2026 07:10 WIB
Nasir Djamil, Anggota Komisi III DPR. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat keputusan Presiden Prabowo mengganti Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Jenderal Suyudi Ario Seto?

Keputusan Presiden Prabowo melakukan rotasi kepemimpinan di tubuh Polri memang sudah waktunya. Di samping penyegaran organisasi, pergantian Kapolri dari Jenderal Sigit ke Jenderal Suyudi merupakan bentuk nyata regenerasi di tubuh Korps Bhayangkara tersebut.

Bagaimana Anda melihat figur Jenderal Suyudi?

Tidak dapat dipungkiri bahwa tentu ada unsur subjektivitas dalam menentukan setiap calon Kapolri. Namun, secara formal prosedural, Presiden Prabowo telah menjalankan mandat Undang-Undang Kepolisian RI.

Baca juga : Bahlil Makin Dipercaya Presiden

Karena usianya relatif muda, Jenderal Suyudi akan lebih progresif menerjemahkan cita-cita mewujudkan Polri yang profesional, modern, terpercaya, dan berkeadilan.

Menurut Anda, apa saja tantangan bagi Kapolri baru dalam menata Polri?

Tantangan Jenderal Suyudi adalah membangun konsolidasi internal di tubuh Polri dan meneruskan reformasi kultural secara transparan dan humanis. Transformasi kultural tidak boleh hanya sebatas slogan dan pencitraan. Menjaga hubungan yang proporsional dengan partai politik juga sangat diharapkan agar institusi Polri tidak menjadi alat kekuasaan dalam penegakan hukum.

Selain itu?

Baca juga : Temuan BPS: Beras Melimpah, Harganya Naik

Kapolri baru diharapkan bisa meyakinkan Presiden dan DPR bahwa kenaikan gaji aparatur Polri tidak boleh ditunda. Selama ini ada kesan negara nyaman dengan penggajian rendah yang berlaku bagi anggota Polri.

Evaluasi dan perbaikan apa saja yang harus segera dilakukan oleh Jenderal Suyudi di tubuh Polri?

Evaluasi terhadap aspek struktural dan instrumental. Jenderal Suyudi dapat bekerja sama dengan Kompolnas dan Kemenpan RB untuk mewujudkan struktur yang adaptif dan kaya fungsi. Memprioritaskan pengembangan dan peningkatan aparatur Polri di level polsek-polsek karena mereka merupakan garda terdepan dalam melayani masyarakat.

Lalu, adakah kasus-kasus yang harus menjadi perhatian Kapolri baru?

Baca juga : Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-7 Kali

Tentu yang paling penting adalah upaya-upaya deteksi dini dan pencegahan munculnya penyakit masyarakat. Adapun penegakan hukum terhadap kejahatan-kejahatan luar biasa, seperti perdagangan dan penyelundupan manusia, judi online, korupsi, pertambangan emas tanpa izin, dan kejahatan lingkungan. Ini tentu diharapkan terus dilakukan demi menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara, serta menjaga ekologi dari ancaman kerusakan lingkungan. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 3 Oktober 2026 dengan judul "Kapolri Berganti, Apa Tantangan Dan PR Yang Harus Diselesaikan? Nasir Djamil: Usianya Relatif Muda, Akan Lebih Progresif"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense