BREAKING NEWS
 

Lebih Dari 60% Penghuni Lapas Terlibat Kasus Narkotika, Apa Solusinya?

Andreas Hugo Pareira: Rehabilitasi Juga Butuh Infrastruktur & Anggaran

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Rabu, 7 Oktober 2026 07:10 WIB
Andreas Hugo Pareira, Wakil Ketua Komisi XIII DPR. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat lebih dari 60 persen penghuni lembaga pemasyarakatan (Lapas) didominasi oleh narapidana kasus narkotika?

Lapas itu wajah masyarakat kita. Jadi, kalau ditanya mengapa banyak napi narkoba, napi pelanggaran seksual, napi korupsi, ya itulah wajah masyarakat kita. Perbaikilah kehidupan masyarakat kita, maka Lapas pun sepi.

Menurut Anda, hal apa yang dapat dilakukan Pemerintah agar kelebihan kapasitas di Lapas bisa teratasi?

Presiden sudah berkomitmen untuk memberikan amnesti kepada beberapa kategori warga binaan (WB), seperti pengguna narkoba, orang lanjut usia, dan beberapa kategori lainnya, dengan mempercepat pembebasan bersyarat. Di KUHAP yang baru pun ada peraturan yang berkaitan dengan hukuman kerja sosial. Kalau semua ini diterapkan, mestinya kekurangan kapasitas Lapas bisa dikurangi.

Baca juga : Prabowo Bicara Serangan Fisik & Non Fisik di HUT ke-81 TNI: Ekonomi Kita Diganggu

Menko Yusril menyampaikan, amnesti memiliki kendala karena jumlah napi yang banyak, sehingga untuk menyortir mana yang pengguna narkoba atau bukan masih sangat sulit. Ada tanggapan terkait ini?

Ya, sulit. Ada tantangan, pasti iya. Dan itu kerja teknis administratif. Tapi itu kan sudah keputusan politik Presiden. Kalau tidak dijalankan, apa nanti rakyat bilang hanya omong-omong, bagaimana?

Dari catatan Anda, apa penyebab lebih dari 60 persen penghuni Lapas ini adalah kasus narkotika?

Ya, karena memang peredaran narkoba di Indonesia sangat marak dan permintaan pun tinggi.

Baca juga : Lapas Mewah Dibangun 2023, Pakai Dana Napi

Kalau pengguna, jangan dipenjara, tetapi direhabilitasi. Bagaimana dengan itu?

Iya, teorinya memang begitu. Tetapi rehabilitasi sendiri pun perlu tempat, infrastruktur pendukung, dan tentunya anggaran.

Kalau Pemerintah tetap membangun Lapas meskipun ada penilaian Lapas banyak dihuni oleh napi narkotika. Apa tanggapan Anda terkait hal ini?

Iya, betul, setuju untuk membangun Lapas baru. Ada rencana untuk membangun Lapas Besar (Mega Prison) di salah satu pulau di Pantai Utara Jawa atau di Nusakambangan. NNM

Baca juga : Pesan Presiden Ke Kepala Bakom Baru: Dengarkan Keluhan Dan Kritik Masyarakat

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 7 Oktober 2026 dengan judul "Lebih Dari 60% Penghuni Lapas Terlibat Kasus Narkotika, Apa Solusinya? Andreas Hugo Pareira: Rehabilitasi Juga Butuh Infrastruktur & Anggaran"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense