BREAKING NEWS
 

Lebih Dari 60% Penghuni Lapas Terlibat Kasus Narkotika, Apa Solusinya?

Muhammad Isnur: Pengguna Narkotika Harusnya Direhabilitasi

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Rabu, 7 Oktober 2026 07:15 WIB
Muhammad Isnur, Ketua Umum YLBHI. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat lebih dari 60 persen penghuni lembaga pemasyarakatan (Lapas) didominasi oleh narapidana kasus narkotika?

Iya, memang benar didominasi kasus narkotika. Menurut kami, selama ini Pemerintah tidak serius memperbaiki pola penanganan narkotika.

Maksudnya tidak serius?

Semua pengguna narkoba dibawa ke pengadilan. Seharusnya kan pengguna itu dibawa ke rehabilitasi. Pemerintah salah sendiri, jika akhirnya Lapas penuh karena banyak menangkap para pengguna narkotika, lalu menggunakan kasus narkotika terhadap pengguna tersebut. Setelah itu, para pengguna diproses secara pidana dan dihukum ke penjara.

Baca juga : Andreas Hugo Pareira: Rehabilitasi Juga Butuh Infrastruktur & Anggaran

Jadi, menurut Anda, salah jika pengguna narkotika dijebloskan ke penjara?

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra harus menjelaskan lebih lanjut mengapa banyak pengguna narkotika dibawa ke penjara selama ini. Nah, itulah kesalahan dan kegagalan Pemerintah dalam menganalisis akar masalahnya.

Apa yang dapat dilakukan Pemerintah?

Pemerintah harus memperbaiki di hulunya, detail hukumnya bagi pengguna narkotika. Selain itu, polisi juga jangan sembarang menangkap, jangan menjebak-jebak.

Baca juga : Prabowo Bicara Serangan Fisik & Non Fisik di HUT ke-81 TNI: Ekonomi Kita Diganggu

Selain itu, apa penyebab Lapas masih didominasi kasus narkotika hingga terjadi kelebihan kapasitas?

Masalah kedua, narkotika ini banyak di-backup oleh aparat penegak hukum.

Buktinya?

Kan banyak polisi jadi penjual narkotika, seperti dalam kasus Teddy Minahasa. Selain itu, kenapa narkotika sulit diberantas? Karena menjadi bisnis mafia-mafia yang diduga di-backup oleh APH. Jadi, menurut saya, berantas juga masalah kedua, yakni berantas aparat yang korupsi dan main-main dengan narkotika di belakangnya.

Baca juga : Lapas Mewah Dibangun 2023, Pakai Dana Napi

Apakah dengan cara-cara tersebut bisa mengurangi kelebihan kapasitas di Lapas?

Kalau soal Lapas yang semakin padat, solusinya ya bangun juga Lapasnya. Selama ini, Lapas juga sangat tidak seimbang dengan luas wilayah, kapasitas penduduk, dan jumlah pengadilan sehingga tidak seimbang. Jadi, memang Pemerintah harusnya membangun Lapas baru. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 7 Oktober 2026 dengan judul "Lebih Dari 60% Penghuni Lapas Terlibat Kasus Narkotika, Apa Solusinya? Muhammad Isnur: Pengguna Narkotika Harusnya Direhabilitasi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense