BREAKING NEWS
 

Penting, Menjaga Kesehatan Mental pada Remaja

Writer : Safira Fitri
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 27 Agustus 2024 00:16 WIB
Mahasiswa TIM II KKN Undip melakukan sosialisasi pentingnya kesehatan mental di SMP N 2 Nguntoronadi. (Foto: Dok. Pribadi)

Sebagai upaya peningkatan kesadaran akan kesehatan mental di kalangan remaja, mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan penyuluhan di SMP N 2 Nguntoronadi, Wonogiri. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya kesehatan mental serta mengurangi pandangan negatif mengenai gangguan mental.

WHO mendefinisikan, kesehatan mental sebagai kondisi kesejahteraan individu yang menyadari potensinya sendiri, dapat mengatasi tekanan kehidupan yang normal, dapat bekerja secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya. Laporan Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) menunjukkan, 1 dari 3 remaja Indonesia usia 10-17 tahun memiliki masalah kesehatan mental. Total terdapat 6,6 persen dari remaja Indonesia mengalami masalah mental yang terdiri atas gangguan cemas, gangguan depresi mayor, gangguan perilaku, PTSD, serta gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas.

Adsense

Baca juga : Mahfud Dampingi Megawati Umumkan Cakada PDI Perjuangan

Dari temuan tersebut, salah satu mahasiswa KKN dari jurusan psikologi berinisiatif untuk memberikan sosialisasi mengenai pentingnya kesehatan mental bagi remaja untuk dapat meningkatkan kepekaan mereka terhadap kondisi diri sendiri ataupun lingkungan sekitarnya. Penyuluhan dimulai dengan penjelasan mengenai apa itu kesehatan mental dan prevalensi terjadinya gangguan mental pada remaja. Kemudian dilanjut dengan paparan interaktif mengenai mitos atau fakta soal gangguan mental, serta diakhiri dengan tips menghindari self-diagnosed dan cara menjaga kesehatan mental.

Setelah pemaparan selesai, dibuka pula sesi tanya jawab singkat yang memperlihatkan partisipasi aktif dari para siswa. Selain itu, ditunjukkan pula poster mengenai tips menghindari self-diagnosed yang akan dipajang di lokasi-lokasi strategis sekitar sekolah.

Baca juga : Pilkada Tangerang, Maesyal-Intan Masih Unggul di Survei

Dengan adanya penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para siswa dan memperluas wawasan mereka sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya gangguan mental. Selain itu, penyuluhan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan sensibilitas siswa terhadap kondisi dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya, dimulai dari menyadari masalah yang dialami dan perilaku mencari bantuan.

Powered by Froala Editor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense