BREAKING NEWS
 

Alumni President University Bawa Industri Kreatif RI Unjuk Gigi di Pentas Dunia

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 4 Juni 2025 23:03 WIB
Desain Guts Must Be Crazy karya lulusan President University dalam ajang D&AD Awards 2025 di Southbank Centre, Queen Elizabeth Hall, London. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Melvin Christian, alumni President University (Presuniv) Prodi Visual Communication Design atau Desain Komunikasi Visual (DKV) angkatan 2011, bersama Selwyn Irawan, alumni Presuniv Prodi DKV angkatan 2007, sukses membawa nama industri kreatif Indonesia unjuk gigi di ajang pentas dunia.

Melvin, yang merupakan Co-Founder & Creative Director of Ou Creative, berhasil menampilkan karya desain berjudul "Guts Must Be Crazy" dalam ajang D&AD Awards 2025 yang berlangsung di Southbank Centre, Queen Elizabeth Hall, London, 21-22 Mei 2025. D&AD Awards merupakan acara penghargaan internasional untuk bidang desain, periklanan hingga kerajinan.

“Tahun ini, Ou Creative berhasil membawa nama Citra Pariwara, ajang penghargaan kreatif Indonesia masuk dalam radar internasional melalui kategori ilustrasi di D&AD Awards, yang dikenal sebagai salah satu penghargaan paling bergengsi dan sulit diraih dalam industri kreatif global," ujar Melvin, di Jakarta, Minggu (1/6/2025).

Melvin menyampaikan, sebuah kebanggaan dapat masuk dalam shortlist dan berhasil bersaing dengan seluruh pelaku kreatif dari berbagai macam penjuru dunia.

Melvin menampilkan sebuah karya poster seri berjudul Guts Must Be Crazy.  Karya ini terinspirasi dari kekayaan visual budaya Indonesia, mulai dari pola dan corak topeng-topeng nusantara hingga gaya vernakular yang dieksplorasi melalui teknik risograph.

Baca juga : FKG Usakti Gandeng SMK Islam Bahagia, Edukasi Kesehatan Gigi ke Remaja Jakbar

Karya tersebut terdiri dari 37 ilustrasi topeng. Setiap poster topeng merayakan keragaman ekspresi dan karakter dan menggambarkan bentuk keberanian yang berbeda dalam menghadapi proses kreatif.

"Berangkat dari keresahan kami sebagai pelaku kreatif, saat menciptakan karya selalu ada tekanan dalam prosesnya. Tapi justru itu yang ingin kami rayakan,” ucapnya.
 
Dia melanjutkan, rasa itu adalah simbol dari percikan ide yang terus menyala dan dorongan yang menjaga semangat untuk terus berkarya dan berkembang. Ekspresi yang ditampilkan seperti mata terbelalak dan mulut terbuka menjadi simbol spontanitas, keterkejutan, sekaligus kekaguman saat berhadapan dengan ide-ide yang liar.

“Melalui karya ini juga, kami ingin menunjukkan bahwa keberanian dalam kreativitas tidak selalu harus rapi atau terstruktur, melainkan bisa hadir dalam bentuk yang liar, jujur, dan sangat personal persis seperti topeng-topeng yang kami ilustrasikan," jelas Melvin.

Adsense

Selain masuk dalam shortlist D&AD Awards 2025, Melvin melalui Ou Creative, sebuah studio desain yang merupakan bagian dari Future Creative Network, dan bersama partnernya, Selwyn Irawan, berhasil menggabungkan kekuatan ide kreatif dan kepekaan estetika desain.

Ou Creative hadir sebagai entitas unik yang menawarkan solusi kreatif di industri desain Indonesia. Studio ini juga memiliki rekam jejak kuat di berbagai proyek berskala nasional, mulai dari branding GOTO, unicorn teknologi Indonesia; kampanye CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; inisiatif sosial I Do Care; hingga menjadi finalis dalam perancangan identitas jenama WHOOSH.

Baca juga : Karya Prodi Interior Design President University Tembus Pasar Internasional

Beberapa karya mereka juga telah meraih penghargaan di ajang Citra Pariwara. Bahkan, dua sosok di balik Ou Creative, Melvin dan Selwyn, juga bukan nama baru dalam dunia kreatif Indonesia. Sepanjang karier mereka, keduanya telah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi, baik lokal maupun internasional seperti Adfest,Adstars, hingga Spikes Asia.

"Sebagai alumnus Prodi DKV, kami berharap President University terus memperkuat kolaborasi nyata dengan industri kreatif agar mahasiswa berani berkreasi dan menghasilkan karya yang berdampak, baik di tingkat lokal maupun internasional," ujar Melvin.

Dengan begitu, lanjutnya, President University dapat melahirkan lulusan yang siap kerja, profesional, dan berperan aktif dalam memajukan kreativitas Indonesia secara berkelanjutan.

Kaprodi DKV President University Bima Remandhia Mulcki menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para mahasiswa DKV dapat bersaing di pentas dunia.

“Kami bangga dengan semua yang dicapai. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah di DKV Presuniv dapat terus bermanfaat bagi masa depan para mahasiswa," kata Bima.

Baca juga : Wamen Faisol Riza: Industri Kopi Nasional Naik Kelas, Siap Kuasai Pasar Global

"Kami di Presuniv fokus mendukung kreativitas para mahasiswa," pungkas Bima.

Dekan Fakultas Art, Design & Architecture (FADA), Agus Canny, menambahkan bahwa terdapat sejumlah faktor kunci menjadikan mahasiswa dan lulusan Prodi DKV di Presuniv dapat go international. Salah satunya adalah bahasa pengantar pendidikan di kampus yang digunakan sepenuhnya Bahasa Inggris. Dengan Bahasa Inggris yang baik, mahasiswa dapat membangun networking dan mengikuti berbagai kegiatan internasional.

Selain Bahasa Inggris, metode ajar yang inovatif dengan beragam fasilitas juga berfokus pada pengembangan kemampuan mahasiswa dalam bidang desain. “Di Presuniv, kami juga fokus membentuk mahasiswa menjadi lulusan yang siap kerja atau future ready graduate,” tandas Agus Canny.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense