RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Generasi Muda Mathla’ul Anwar, Ahmad Nawawi, resmi maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) periode 2026–2031 dalam Muktamar Nasional XXI.
Ahmad Nawawi mendaftarkan diri pada Jumat (10/4/2026) pukul 20.51 WIB kepada panitia pelaksana Muktamar Nasional XXI di Kampus 2 Universitas Mathla’ul Anwar.
Langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kepemimpinan yang adaptif, progresif, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman serta kebangsaan yang menjadi fondasi organisasi.
Sebagai figur yang tumbuh dalam lingkungan Mathla’ul Anwar, Nawawi dinilai merepresentasikan kesinambungan antara tradisi dan pembaruan.
Pengalamannya memimpin Generasi Muda Mathla’ul Anwar selama dua periode membentuk karakter kepemimpinan yang inklusif, kolaboratif, dan responsif terhadap tantangan zaman, khususnya di bidang sosial, pendidikan, dan dakwah digital.
Nawawi menegaskan bahwa pencalonannya bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan panggilan untuk berkhidmat lebih luas kepada umat melalui organisasi.
Baca juga : Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya Jadi Ketum 2026–2031
“Mathla’ul Anwar adalah rumah besar bersama. Sudah saatnya warga MA memperkuat sinergi lintas generasi untuk menjawab tantangan masa depan. Saya hadir bukan untuk menggantikan, tetapi melanjutkan dan menguatkan perjuangan para senior,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara pengalaman generasi senior dan energi generasi muda.
Menurutnya, keberhasilan organisasi ke depan sangat bergantung pada kemampuan merangkul kedua kekuatan tersebut secara harmonis.
“Prinsipnya adalah merawat tradisi lama yang baik dan melakukan perbaikan melalui inovasi pada hal-hal yang perlu ditingkatkan,” tambahnya.
Dalam visi kepemimpinannya, Nawawi berkomitmen menjadikan generasi senior sebagai sumber inspirasi dan kebijaksanaan, sementara generasi muda didorong menjadi motor inovasi dan transformasi organisasi.
Pendekatan tersebut diyakini mampu memperkuat kohesi internal sekaligus meningkatkan kapasitas organisasi dalam menjawab isu strategis.
Baca juga : Jakarta Jadi Kota Teraman Kedua di Asia Tenggara 2026
Seperti, penguatan pendidikan berbasis nilai Islam, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengembangan dakwah yang adaptif terhadap teknologi digital.
Selain itu, Nawawi menekankan pentingnya modernisasi tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berbasis data. Ia menilai organisasi keagamaan ke depan harus tidak hanya kuat secara ideologis, tetapi juga profesional dalam manajemen.
“Digitalisasi, penguatan jaringan, serta kolaborasi lintas sektor akan menjadi kunci dalam meningkatkan peran Mathla’ul Anwar di tingkat nasional maupun global,” jelasnya.
Dukungan terhadap pencalonannya mulai mengalir dari berbagai kalangan, baik generasi muda maupun senior.
Salah satunya datang dari Ketua Pengurus Wilayah Mathla’ul Anwar Sumatera Selatan, Fajri Ismail. Menurut Fajri, Nawawi merupakan sosok yang mampu menjembatani semangat pembaruan dengan kearifan tradisi organisasi.
“Nawawi mampu mengambil kekuatan positif generasi senior dan generasi muda sekaligus,” ujarnya.
Baca juga : Friderica Widyasari Dewi Resmi Jadi Ketua & Wakil Ketua OJK Per 31 Januari 2026
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman organisasi yang matang, Nawawi dinilai memiliki kapasitas untuk membawa Mathla’ul Anwar menjadi lebih progresif tanpa kehilangan jati diri.
Pencalonan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan peran generasi muda dalam struktur kepemimpinan, sekaligus memperkuat semangat kolektif untuk memajukan organisasi.
Menutup pernyataannya, Nawawi mengajak seluruh elemen Mathla’ul Anwar menjaga persatuan dan memperkuat ukhuwah.
“Ini bukan tentang saya, tetapi tentang kita semua. Tentang bagaimana Mathla’ul Anwar terus menjadi cahaya bagi umat dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.