BREAKING NEWS
 

Ini Kebijakan PTPN Yang Dibilang Erick Thohir Luar Biasa

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 30 November 2021 00:37 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Program peremajaan sawit rakyat juga menjadi momentum mengganti tanaman sawit dengan jenis tanaman yang lebih unggul. Sehingga, PTPN V turut menyiapkan tujuh sentra pembibitan sawit unggul di seluruh Riau.

Keberadaan sawit bersertifikasi itu juga menjadi jawaban bagi para petani sawit di Riau dalam menghadapi dilema keberadaan bibit palsu.

Menurutnya angka tersebut masih dapat terus ditingkatkan mengingat perusahaan memiliki 56.600 Ha plasma yang tersebar di 6 Kabupaten di Riau.

Adsense

Baca juga : Hari Ini Resmi Jadi Anggota Kehormatan Banser, Erick Thohir Juga Ikut Diklatsar

"Dari 56.600 Ha itu, seluas 21 ribu Ha atau 38 persen telah menandatangani kerjasama peremajaan bersama PTPN V hingga 2023. Sementara itu, 17.500 Ha atau 31 persen telah diremajakan secara mandiri oleh petani. Sisanya 31 persen lagi masih belum bersedia diremajakan," ujarnya.

PTPN V pun menyiapkan empat program percepatan peremajaan sawit rakyat. Pertama, pola single management, Kedua, penyediaan bibit unggul bersertifikat. Ketiga, kemitraan swadaya yang siap sebagai off taker.

Dan terakhir, keempat, pemberdayaan KUD untuk menjadi calon mitra teknis para petani. "Semua langkah itu kita tempuh dengan satu tujuan, yaitu mensejahterakan petani sawit," tegasnya.

Baca juga : Gagal Juara, Intanon: Final Yang Luar Biasa

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), M Abdul Ghani mengatakan kegiatan ini adalah berkat kerja sama PTPN Group. Holding perkebunan BUMN ini telah menjadi salah satu Program Strategis Nasional.

"Ini adalah upaya Pemerintah untuk meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan kelapa sawit, dengan menjaga luasan lahan, agar perkebunan kelapa sawit dapat dimanfaatkan secara optimal," kata Ghani.

Program ini sekaligus untuk menyelesaikan masalah legalitas lahan yang terjadi. Ini dilakukan demi peningkatan kesejahteraan petani sebagai mitra strategis,” imbuhnya. 

Baca juga : Kebijakan Tarif Cukai Dinilai Belum Sejalan Dengan Evolusi Industri Vape

Ghani menambahkan bahwa peremajaan perkebunan sawit masyarakat mendesak untuk dipercepat. Soalnya disparitas produktivitas antara petani dan korporasi sangat tinggi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense