BREAKING NEWS
 

Pertamina Hulu Mahakam Dorong Nelayan Melek Teknologi

Reporter & Editor :
FAZRY
Selasa, 7 Desember 2021 22:00 WIB
Kelompok nelayan di Desa Muara Pantuan (Nelayan Mitra binaan PT Pertamina Hulu Mahakam) menggunakan GPS dan fishfinder untuk memudahkan mencari ikan. (Dok. PHI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mendorong para nelayan di pesisir Delta Mahakam Kalimantan Timur, melek teknologi. Salah satunya, mengenalkan perangkat atau alat Global Positioning System (GPS) dan fishfinder.

Alat GPS dan fishfinder sangat bermanfaat bagi nelayan tradisional. Alat ini memudahkan nelayan untuk mengetahui arah dan kecepatan angin. Termasuk dalam menentukan lokasi tempat berkumpulnya ikan.

Aziz, seorang warga Desa Muara Pantuan yang berprofesi sebagai nelayan lebih dari 30 tahun mengaku, mencari ikan kini lebih mudah karena ada GPS.

Azis mengungkapkan, kelompok nelayan di daerahnya bisa menggunakan GPS dan fishfinder setelah mengikuti Program Nelayanku Hebat. Program ini digagas oleh Pertamina Hulu Mahakam.

"Kami diajarkan oleh PHM bagaimana caranya menggunakan teknologi GPS dan Fishfinder, yang menjadi informasi lokasi titik rumpon kami, sehingga kami tidak perlu lagi boros fuel (BBM) untuk berkeliling mencari titik rumpon, terutama ketika penanda rumpon kami hilang,” papar Azis.

Azis merasakan manfaat Program Nelayanku Hebat. “Buat saya yang terpenting adalah biaya bahan bakar minyak turun sejak dapat bantuan PHM. Mencari ikan juga menjadi lebih jelas titiknya, karena di rumpon ada banyak ikan,” katanya.

Selain GPS & Fishfinder, PHM juga memperkenalkan penggunaan tenaga listrik alternatif Solar Cell.

Melalui kegiatan ini, nelayan dapat dengan mudah mengisi daya baterai GPS dan listrik di kapal.

Head of Communication, Relations & CID PHM Frans Alexander A Hukom menceritakan, PHM meluncurkan Program Nelayanku Hebat pada tahun 2018.

Program Nelayanku Hebat dibentuk sebagai upaya PHM dalam mendukung kemajuan nelayan pesisir melalui peningkatan peran nelayan dalam perlindungan lingkungan, peningkatan kapasitas nelayan. Dan, dukungan fasilitas akses pemasaran hasil penangkapan.

Baca juga : Water Salute Bakal Iringi Penyambutan Delegasi G20 Di Soetta

Frans mengatakan, Program Nelayanku Hebat mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Kutai Kartanegara, Edi Darmansyah, saat Bupati mengunjungi Desa Muara Pantuan, di Kecamatan Anggana.

Kunjungan tersebut dalam rangka memantau efektifitas alat bantu tangkap ikan nelayan binaan PHM pada Februari lalu.

"Bupati menyambut baik pelaksanaan program ini dan berharap dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan," tutur Frans.

Dalam menjalankan program ini, PHM berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Sinergi dilakukan dalam menentukan titik-titik rumpon yang menjadi area para nelayan mencari ikan.

Titik-titik yang diidentifikasi telah dipastikan aman dari kegiatan operasi hulu migas. Sehingga keberadaan berbagai instalasi produksi migas PHM, yang termasuk kategori Objek Vital Nasional (OBVITNAS), ikut terjaga.

"Melalui Program Nelayanku Hebat, PHM mendorong kemajuan nelayan pesisir dari sisi ekonomi, lingkungan dan kehidupan sosial, sekaligus mengamankan berbagai instalasi produksi," tegas Frans.

Dengan alat tersebut, nelayan kini tidak perlu hilir mudik mencari ikan, sehingga dapat menghemat biaya bahan bakar hingga 30 persen.

Adsense

Selain itu, memancing ikan di rumpon ini meningkatkan penghasilan rata-rata nelayan kecil setiap tahunnya.

Di luar itu, dalam sebulan para nelayan bisa dua kali meminjamkan perahunya untuk para pemancing di rumpon dengan pendapatan sekitar Rp 1,5 juta/trip.

Baca juga : Ganjar Harap Pramuka Bisa Dorong Inovasi Dan Bangkitkan Ekonomi

Sebelum program ini diluncurkan, para nelayan setempat umumnya menangkap ikan menggunakan pukat tarik/trawl yang tidak ramah lingkungan.

“Kini, sebagian nelayan telah beralih ke alat pancing dengan memanfaatkan rumpon yang ramah lingkungan,” ungkap Frans.

Rumpon yang dipergunakan dibuat dari besi, bambu, daun kelapa, dan tidak lagi menggunakan dahan dan batang dari tanaman mangrove seperti dulu.

Pemilihan bahan alternatif untuk rumpon itu merupakan upaya PHM dalam menjaga kelestarian hutan mangrove di pesisir Delta Mahakam.

Bengkel Kapal

PHM juga memberi jalan keluar bagi para nelayan itu agar tetap produktif saat kondisi paceklik, salah satunya dengan membantu menyediakan fasilitas perbaikan kapal secara mandiri.

“Kehadiran bengkel kapal dapat mengatasi masalah produktivitas nelayan saat cuaca buruk dan tidak bisa melaut,” tambah Frans.

Untuk pemeliharaan mesin-mesin kapal, sebanyak 6 kelompok nelayan telah dibekali kemampuan untuk memperbaiki kapal secara mandiri.

Bengkel itu juga memberdayakan dua warga penyandang disabilitas sebagai tenaga mekanik.

“Sekarang saya tidak perlu menempuh perjalanan sekitar 3 jam ke Samarinda untuk memperbaiki kapal,” ungkap Aziz.

Baca juga : Berkat Pertamina Hulu Mahakam, Pemuda Asal Senipah Kaltim Ini Kepincut Jadi Petani

Dengan beroperasinya bengkel nelayan pesisir ini, setiap kelompok nelayan dapat menghemat biaya perawatan kapal senilai Rp 4 juta per tahun.

Sehingga, kehadiran bengkel nelayan di Desa Muara Pantuan sangat disambut baik.

Produksi Makanan Olahan

Selain itu, kaum perempuan di wilayah ini juga diajak produktif melalui aktivitas produksi makanan olahan, termasuk pemanfaatan hasil tangkap yang sebelumnya dianggap tidak bernilai ekonomi.

Bila dulu kepala udang dan ikan-ikan kecil dibuang begitu saja sebagai limbah, maka kini dapat diolah menjadi 15 produk Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) olahan.

Seperti: petis bubuk, kaldu udang bubuk, terasi bubuk dan lain-lain yang memberikan penghasilan tambahan rata-rata Rp 9 juta/tahun.

“Kami berharap, dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang kami lakukan, dalam beberapa tahun ke depan perekonomian Desa Muara Pantuan akan jauh lebih baik,” kata Frans. [FAZ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense