BREAKING NEWS
 

Cari Sumber Daya Baru, PHE Genjot Aktivitas Eksplorasi Masif Agresif

Reporter & Editor :
FAZRY
Senin, 25 April 2022 21:43 WIB
Ilustrasi. (IST)

 Sebelumnya 
Inisiasi partnership dengan NOC/IOC melalui Joint Study Agreement (JSA) yang difokuskan pada Area of Interest hasil dari KKPJM.

Sementara ini yang sudah ditemukan sebanyak 7 area dari kegiatan 2D seismic sepanjang 32.215 km. Dan 5 regional study G&G meliputi dari 123 cekungan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca juga : Sulit Dikejar, Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi

Dalam melakukan kegiatan eksplorasi, Subholding Upstream menerapkan beberapa teknologi terkini.

Antara lain, 2D Seismic Broadband dengan panjang lintasan lebih dari 30.000 km yang merupakan Survei Seismic Offshore terpanjang di Asia Pacific selama 10 tahun terakhir.

Baca juga : Lewat Gernas BBI, KKP Genjot Kapasitas 500 UMKM Tanah Air

2D Vibroseis Acquisition di Subvulkanik Jawa, Pseudo 3D Seismic Reprocessing. Dan survey eFTG-FTG atau Full Tensor Gradiometry.

Teknologi eFTG (enhanced) ini baru pertama kali digunakan di Indonesia dan dilakukan di wilayah Papua, tepatnya di Kepala Burung, dan survey FTG dilakukan di Akimeugah.

Baca juga : Cari Hunian di Kota Besar yang Memiliki Konektivitas Dengan Fasilitas Publik

‘’Selain strategi new venture dan partnership di wilayah terbuka, penerapan teknologi tepat guna dibutuhkan dengan tujuan untuk mengurangi subsurface uncertainty. Sehingga target dapat tercapai,’’ pungkas Medy. [FAZ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense