Sebelumnya
Lebih lanjut Gunadi mengatakan, tahun ini perseroan menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 30 triliun.
Selain menyasar pasar internasional, pihaknya juga fokus pada penyelesaian proyek tertunda, melanjutkan restrukturisasi secara Grup. Serta, melanjutkan strategic partnership dengan para investor, termasuk INA untuk melakukan asset recycling.
Baca juga : PDIP Incar Jabar Satu
Ia optimistis, pelaksanaan asset recycling sangat membantu penurunan kerugian dan ke depannya Perseroan dapat mencatatkan kinerja yang positif.
Gunadi mengatakan perseroan juga berhasil. menerima good funds sebesar Rp 3,28 triliun melalui penerbitan obligasi dan sukuk dengan penjaminan Pemerintah.
Baca juga : Pertamina Berhasil Temukan Cadangan Migas Baru Di Sumatera Selatan
Menurutnya, dana yang diterima tersebut akan digunakan untuk refinancing serta sebagai modal kerja untuk proyek tol Kayu Agung – Palembang – Betung. Adapun, obligasi dan sukuk tersebut juga telah resmi tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 13 Mei 2022.
"Dengan good funds tersebut, Perseroan juga berhasil melaksanakan pelunasan atas pokok dan bunga Obligasi III Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019 seri A yang jatuh tempo pada tanggal 16 Mei 2022 dengan total sebesar Rp 528 miliar," pungkasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.