Sebelumnya
“Kerja sama ini diharapkan dapat membantu mengurangi dampak dari climate change di dunia khususnya Indonesia. Selain itu, CATUR Coffee Company juga memiliki goal untuk menjadi perusahaan yang carbon neutral,” ujar Mikael.
Lebih lanjut Mikael mengatakan, Bumiterra pun memiliki tujuan yang serupa dengan CATUR Coffee Company dalam aspek ekonomi berkelanjutan.
Dalam kerja sama ini, mereka akan membeli karbon kredit yang merupakan komoditi hasil komodifikasi yang dapat diperjualbelikan, yang mana satu karbon kredit setara dengan pengurangan atau penyerapan satu ton karbon dioksida dari udara.
Baca juga : PKT Mampu Tekan Emisi Lebih Dari 435 Ribu Ton Di 2022
Sebagai informasi, penanaman dan perlindungan pohon yang akan dilakukan oleh pihak CATUR Coffee Company berlokasi di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, yang didominasi dengan jenis tanah gambut.
Kontribusi yang dimiliki oleh lahan gambut di Indonesia dalam penyerapan emisi karbon cukup besar. Diketahui lahan gambut mempunyai potensi untuk menyerap dan menampung hingga 30 persen emisi global.
Hal ini membuat Kabupaten Katingan menjadi wilayah yang sesuai untuk menjalankan program tersebut. Lebih dari itu, penanaman dan perlindungan pohon yang dilakukan oleh CATUR Coffee.
Baca juga : Gandeng ANOC, NOC Indonesia Rilis Cabor Lengkap World Beach Games Bali 2023
Company turut melindungi dan berkontribusi dalam pelestarian keanekaragaman spesies flora dan fauna yang ada di Kalimantan.
“Dengan adanya penanaman pohon ini, CATUR Coffee Company tak hanya melakukan reforestasi, tapi juga berkontribusi dalam melindungi lebih dari ribuan spesies yang ada pada wilayah tersebut,” ungkap Tara Lee Susanto.
Harapannya dengan adanya kegiatan ini baik CATUR Coffee Company dan Bumiterra dapat menginspirasi masyarakat untuk melakukan kegiatan pengurangan karbon.
Baca juga : Gandeng 99 Group, IPW Hadirkan Golden Poperty Award 2022
“Kami berharap kerja sama ini dapat menginspirasi masyarakat khususnya para pelaku industri kopi untuk ikut terlibat mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon,” ujar Mikael. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.