BREAKING NEWS
 

Rupiah Menguat Di Tengah Gejolak The Fed

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Selasa, 30 Agustus 2022 09:57 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pagi ini, nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,05 persen ke level Rp 14.890 per dolar AS dibanding perdagangan kemarin di level Rp 14.897 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,15 persen, dolar Singapura menguat 0,04 persen, won Korea Selatan melonjak 0,33 persen, peso Filipina minus 0,01 persen, yuan China naik 0,02 persen, dan baht Thailand minus 0,08 persen.

Baca juga : Buat Konten Menarik Agar Masuk FYP Dengan Galaxy A53 5G

Indeks dollar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,03 persen ke level 108,81. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,12 persen ke level Rp 14.865, terhadap poundsterling Inggris minus 0,15 persen ke level Rp 17.403, dan terhadap dolar Australia menguat 0,31 persen ke level Rp 10.215.

Adsense

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, dolar AS melonjak ke level tertinggi selama 20 tahun terhadap sekeranjang mata uang pada hari ini. 

Baca juga : Bukan Mengundurkan Diri, Kompolnas Minta Ferdy Sambo Dipecat

Hal tersebut terjadi setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengisyaratkan suku bunga akan dipertahankan lebih tinggi dan lebih lama untuk menurunkan inflasi yang melonjak. 

“Jerome Powell sebelumnya mengungkapkan penolakan gagasan kemiringan dovish oleh The Fed. Ia memperingatkan konsumen dan bisnis AS harus bersaing dengan suku bunga yang lebih tinggi karena inflasi naik,” ucapnya dalam riset harian yang dikutip, Selasa (30/8).

Baca juga : Menag Sebut Kerukunan Di Tanah Toba Terjalin Baik

Powell juga memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi di negara AS kemungkinan akan melambat sebagai akibatnya. “Pasar sekarang memperkirakan peluang sekitar 76,5 persen dari kenaikan suku bunga 75 basis poin pada pertemuan The Fed berikutnya pada bulan September,” ungkap Ibrahim.

Ibrahim menyebut, pekan ini fokus pelaku pasar beralih ke data penggajian AS yang akan dirilis Jumat, yang dapat memberi The Fed lebih banyak ruang untuk menaikkan suku bunga. Ia pun memproyeksi, nilai tukar rupiah akan bergerak di rentang Rp 14.825 per dolar AS hingga Rp 14.950 per dolar AS.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense