Sebelumnya
Tidak hanya di Pelabuhan Tanjung Priok, kata BKS, pembangunan akses jalan tol dari dan ke Pelabuhan Patimban ditargetkan selesai pada 2024. Ini juga akan meningkatkan kinerja pelabuhan tersebut.
Kehadiran Pelabuhan Patimban akan melengkapi keberadaan Pelabuhan Tanjung Priok untuk memperlancar distribusi logistik nasional.
BKS bilang, untuk kawasan industri di Bekasi bisa ke Pelabuhan Tanjung Priok. Sedangkan kawasan industri di Karawang bisa ke Pelabuhan Patimban.
Baca juga : Resmikan Tol Cibitung-Cilincing, Jokowi: Mobilitas Barang Jadi Sangat Cepat
“Ini akan membuat suatu kompetisi yang baik dan semakin meningkatkan layanan kedua pelabuhan tersebut,” tuturnya.
Pakar maritim dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya Raja Oloan Saut Gurning mengatakan, intensitas kompetisi jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Patimban akan memberikan pengaruh positif bagi pengguna jasa.
Saut mengatakan, pengaruh positif ini akan berdampak bagi pelaku usaha logistik di sekitar Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, serta berbagai wilayah di Indonesia.
Baca juga : Polres Malang Distribusikan 2.000 Paket Sembako
Menurutnya, persaingan kedua pelabuhan itu mungkin akan terjadi tidak hanya horizontal, tapi juga vertikal.
Persaingan horizontal sudah dapat diperkirakan kuat akan lebih kepada kluster layanan kapal dan komoditas. Khususnya kontainer dan kendaraan.
Sedangkan persaingan vertikal akan muncul pada layanan turunan atau ekspansi lain. Khususnya layanan logistik, yaitu pergudangan, depo dan angkutan darat multimoda. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.