Sebelumnya
Dalam WCCE kali ini, terdapat seribu pelaku dari berbagai unsur masyarakat (pentahelix) dan pengambil kebijakan di bidang ekonomi kreatif dunia.
“Kami berharap Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia ini akan menghasilkan aksi strategis untuk pemulihan sektor ekonomi kreatif global,” harap Jokowi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, dalam WCCE Ke-3 ini ada beberapa tema yang akan dibahas.
Baca juga : Jokowi: Industri Kreatif, Tulang Punggung Ekonomi Masa Depan
Antara lain, kebangkitan ekonomi, hak para pekerja kreatif dan kekayaan intelektual, inklusivitas dan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) serta masa depan ekonomi kreatif.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo berharap, penyelenggaraan WCCE yang berlangsung 5-7 Oktober 2022 di Bali menghasilkan aksi strategis untuk pemulihan sektor ekonomi kreatif global.
“Kami berharap, para delegasi yang hadir ikut berkolaborasi merumuskan dan menindaklanjuti rumusan pilar aksi, yang memetakan prioritas ekonomi kreatif untuk pemulihan global,” harap Angela.
Baca juga : Ekonomi Kita Lebih Baik Dibanding AS Dan Inggris Pertumbuhan ekonomi
Untuk mengembangkan ekonomi kreatif menjadi tulang punggung perekonomian, pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengatakan, Pemerintah harus melahirkan kebijakan tepat sasaran dalam mengembangkan sektor ini.
Trubus bilang, dibutuhkan juga pemberian insentif. Baik itu insentif langsung maupun insentif pajak kepada industri yang berkaitan dengan sektor ini.
“Dengan begitu, pelaku usaha sektor kreatif semakin bersemangat mengembangkan usahanya yang akan berdampak bagi perekonomian nasional,” pungkas Trubus. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.