Dark/Light Mode

Mampu Bertahan Di Masa Pandemi Covid-19

Ekonomi Kreatif Tulang Punggung Perekonomian

Jumat, 7 Oktober 2022 06:50 WIB
Presiden Jokowi saat membuka 3rd WCCE, di BICC, Nusa Dua, Kamis (06/10/2022) pagi. (Sumber: Tangkapan Layar)
Presiden Jokowi saat membuka 3rd WCCE, di BICC, Nusa Dua, Kamis (06/10/2022) pagi. (Sumber: Tangkapan Layar)

 Sebelumnya 
Dalam WCCE kali ini, terda­pat seribu pelaku dari berbagai unsur masyarakat (pentahelix) dan pengambil kebijakan di bi­dang ekonomi kreatif dunia.

“Kami berharap Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia ini akan menghasilkan aksi strategis un­tuk pemulihan sektor ekonomi kreatif global,” harap Jokowi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, dalam WCCE Ke-3 ini ada bebera­pa tema yang akan dibahas.

Baca juga : Jokowi: Industri Kreatif, Tulang Punggung Ekonomi Masa Depan

Antara lain, kebangkitan ekonomi, hak para pekerja kreatif dan kekayaan intelektual, inklu­sivitas dan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) serta masa depan ekonomi kreatif.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo berharap, pe­nyelenggaraan WCCE yang berlangsung 5-7 Oktober 2022 di Bali menghasilkan aksi strategis untuk pemulihan sektor ekonomi kreatif global.

“Kami berharap, para delegasi yang hadir ikut berkolaborasi merumuskan dan menindak­lanjuti rumusan pilar aksi, yang memetakan prioritas ekonomi kreatif untuk pemulihan global,” harap Angela.

Baca juga : Ekonomi Kita Lebih Baik Dibanding AS Dan Inggris Pertumbuhan ekonomi

Untuk mengembangkan ekonomi kreatif menjadi tu­lang punggung perekonomian, pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengatakan, Pemerintah harus melahirkan kebijakan tepat sasaran dalam mengembangkan sektor ini.

Trubus bilang, dibutuhkan juga pemberian insentif. Baik itu insentif langsung maupun in­sentif pajak kepada industri yang berkaitan dengan sektor ini.

“Dengan begitu, pelaku usaha sektor kreatif semakin berse­mangat mengembangkan usa­hanya yang akan berdampak bagi perekonomian nasional,” pungkas Trubus. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.