BREAKING NEWS
 

Sengketa Nikel, Jokowi Dorong Kemitraan ASEAN dan Uni Eropa Inklusif dan Berkelanjutan

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 16 Desember 2022 18:35 WIB
Presiden Jokowi. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam pidatonya selama KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa (UE) di Gedung Europa, Brussels, Belgia, Rabu 14 Desember 2022, Presiden Jokowi menyampaikan dua hal penting.

Pertama, terkait pemulihan ekonomi yang inklusif, Jokowi mendorong kebijakan yang mempermudah perdagangan dan investasi di tengah ancaman resesi.

Jokowi menginginkan kemitraan ASEAN dan Uni Eropa bersifat inklusif dan berkelanjutan, di tengah tegangnya hubungan Indonesia dengan Uni Eropa terkait sengketa nikel.

Baca juga : Jokowi Ke Brussels Demi Investasi Dan Perdagangan

"Indonesia ingin menekankan bahwa pembangunan yang inklusif dan bernilai tambah akan mendukung ketahanan ekonomi dunia secara berkeadilan. Dalam kaitan inilah Indonesia akan terus membangun industri hilirisasi,” kata Presiden Jokowi, dikutip dari keterangan resmi Sekretariat Kabinet RI, Jumat (16/12).

Adsense

Presiden Jokowi menyebutkan dengan hilirisasi Indonesia dapat melakukan lompatan kesejahteraan dan mendorong pembangunan yang lebih inklusif.

Selanjutnya yang kedua, Jokowi mendorong kemitraan ASEAN-UE untuk membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Baca juga : Gandeng Benihbaik.com, Sido Muncul Kembali Serahkan Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur

Karena menurutnya di tengah krisis energi, ada transisi energi yang harus dilakukan secara berkeadilan. Selain itu, Jokowi juga menghargai dukungan Uni Eropa terhadap Bali Energy Transition Roadmap yang dihasilkan KTT G20 bulan lalu.

"Sehingga kemitraan ASEAN-UE harus memobilisasi pembiayaan dan alih teknologi ramah lingkungan dan memperkuat ekosistem pengembangan energi baru terbarukan,” ucap Presiden Jokowi.

Jokowi juga mendorong kemitraan ASEAN-UE bekerja sama demi masa depan yang lebih sejahtera dengan didasari prinsip kesetaraan, saling menghormati dan saling menguntungkan.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense