Sebelumnya
Di kesempatan berbeda, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Mahendra Sinulingga mengaku, pihaknya tengah bekerja sama dengan otoritas terkait untuk mengaudit seluruh Dapen BUMN.
Hal ini bagian dari upaya bersih-bersih yang dilakukan Kementerian BUMN. Sekaligus untuk menemukan direksi mana yang bermasalah dan besaran dana yang diselewengkan.
“Dana pensiun lagi diaudit. Tunggu, tapi seru sih. Kan lagi proses, tapi besar (dananya),” ujar Arya kepada media, di Tangerang Selatan, Sabtu (14/1).
Baca juga : Erick Thohir Perkuat Pencegahan Korupsi
Setelah selesai audit, sambung Arya, nantinya akan dilihat mana direksi yang melakukan tindak korupsi dan yang tidak.
Ia menjamin, proses audit akan berjalan cepat. Hasilnya akan diumumkan segera. Pasalnya, hal ini berkaitan dengan nasib para karyawan yang terdampak kasus dana pensiun tersebut.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir berbicara tegas di hadapan Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan dan 41 direksi lembaga Dapen di lingkungan BUMN.
Baca juga : Ferrari Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik Periode Agustus
Ia sengaja mengumpulkan para direksi untuk menegaskan komitmen perang melawan korupsi di BUMN.
Mantan bos Inter Milan itu, menekankan dua hal yang menjadi perhatian, yaitu pencegahan korupsi dan pembenahan sistem.
“Dengan perbaikan sistem, kita berharap, korupsi tak lagi terulang lagi,” tutup Erick. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.