BREAKING NEWS
 

Kartu Tani Digital & KUR BSI Jadi Solusi

Erick: Petani Tak Boleh Kekurangan Pupuk Subsidi

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 11 Februari 2023 08:54 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir saat menyaksikan Peluncuran Kartu Tani Digital dan KUR BSI oleh Presiden Joko Widodo di Lapangan Komplek PIM, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (10/2). (Foto: Dok. BUMN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri BUMN, Erick Thohir mengapresiasi program ketahanan pangan nasional berupa penyaluran pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani Digital dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dilakukan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Sinergi BSI dengan PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) demi peningkatan kesejahteraan petani, melalui distribusi program pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian itu membantu para petani, agar tak mengalami kelangkaan pupuk tersebut.

Hal itu ditekankan Erick, saat menyaksikan Peluncuran Kartu Tani Digital dan KUR BSI oleh Presiden Joko Widodo di Lapangan Komplek PIM, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (10/2).

Dalam kesempatan itu, presiden memberikan secara simbolis Kartu Tani Digital untuk penyaluran pupuk bersubsidi, kepada 439.109 petani penerima program dan penyaluran KUR BSI 2023 senilai Rp 3 triliun di Provinsi Aceh.

Baca juga : Direktur Pemasaran PI Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman

"Dengan Kartu Tani ini, para petani memiliki jaminan tidak mengalami kekurangan pupuk bersubsidi, yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian. Sekaligus kesejahteraan petani," papar Erick.

"Dengan terobosan ini, pupuk bersubsidi siap didistribusikan kepada petani yang terdaftar, dalam kelompok tani dan rencana kebutuhan kelompok tani," imbuhnya.

Adsense

Erick mengakui, pupuk masih menjadi salah satu kendala yang sering dihadapi petani saat ini. Selain harganya yang kadang fluktuatif, beberapa kali terjadi kekurangan bantuan pupuk subsidi.

"Karena itu, Kartu Tani Digital merupakan terobosan untuk menjamin tidak ada lagi petani di Aceh, yang kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. Karena mekanismenya lebih mudah dan jelas. Sekaligus sebagai alat untuk memonitor pendistribusian pupuk subsidi kepada petani, agar tepat sasaran," tambahnya.

Baca juga : Perppu Ciptaker Jadi Solusi Agar Tidak Ada Penyalahgunaan Kekuasaan

Uji coba program Kartu Tani Digital sebelumnya dilakukan BSI di Kabupaten Aceh Besar, bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh. Bumi Serambi Mekkah menjadi pilot project program strategis pemerintah tersebut.

Aceh adalah provinsi pertama yang dapat menggunakan Kartu Tani Digital, yang bertujuan memudahkan petani dalam penebusan pupuk bersubsidi. Tanpa memerlukan fisik kartu, dan tetap menjaga akuntabilitas transaksi yang menggunakan aplikasi dengan e-wallet kuota pupuk alokasi.

Kartu Tani ini merupakan upaya untuk pemerataan ekonomi yang berkeadilan, khususnya dalam menjaga keseriusan peningkatan ekonomi umat.

"BSI tetap bekerja sama dengan PT Pupuk Iskandar Muda, untuk meningkatkan hasil dari pangan berkualitas, melalui alokasi pupuk subsidi yang tepat sasaran dan transparan. Karena dengan kartu digital, bisa dicek lokasinya," jelas Erick.

Baca juga : Percepatan Transformasi Digital Perluas Akses Keuangan UMKM

Aceh Besar tercatat sebagai kota/kabupaten pertama yang menjadi penerima Kartu Tani Digital, dengan jumlah petani 38.767 orang. Melalui program ini, petani diharapkan dapat meningkatkan hasil panen. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense