BREAKING NEWS
 

10 Tahun Home Credit, Salurkan Pembiayaan Hingga Rp 51 Triliun

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 22 Februari 2023 21:11 WIB
Layanan Home Credit memasuki usia ke-10. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
"Kini, layanan Home Credit bisa diakses melalui aplikasi digital My Home Credit dan pelanggan bisa mendapatkan penawaran pembiayaan seperti bunga nol persen dalam beberapa menit," ujar Animesh. 

Adsense

Selain itu, layanan Home Credit juga semakin adaptif dan variatif di mana selain pembiayaan barang, pelanggan bisa memanfaatkan berbagai layanan secara digital seperti pembiayaan modal usaha, asuransi, pay later. Hingga, e-wallet melalui aplikasi My Home Credit yang telah digunakan oleh 14,3 juta pengguna terdaftar pada akhir Desember 2022.

"Layanan pembiayaan barang, kini dapat diakses di lebih dari 23.000 toko di 217 kota atau kabupaten Indonesia,” ujarnya  

Baca juga : Gempa M4,9 Goyang Lombok Utara, Getaran Terasa Hingga Denpasar

Sementara itu, Direktur Agres Info Teknologi, Benny Susanto mengatakan, pada Februari 2013, satu toko Agres di Jakarta memulai kerja samanya dengan Home Credit dan hingga saat ini jumlahnya terus bertambah mencapai 110 toko Agres di seluruh Indonesia.

“Kemitraan Agres dan Home Credit sesuai dengan kebutuhan pelanggan, yang menginginkan pilihan metode pembayaran beragam untuk membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan atas laptop serta komputer," terangnya.

Benny berharap, kerja sama ini bisa semakin kuat seiring meluasnya ekspansi usaha kedua belah pihak.

Baca juga : Jaga Penampilan, Joe Richard Dan Irma Darmawangsa Rutin Ke Klinik Queen

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengapresiasi, perjalanan Home Credit selama 10 tahun di Indonesia, yang telah berkontribusi secara positif dalam menyediakan layanan pembiayaan alternatif bagi masyarakat. Sekaligus, memajukan perekonomian Indonesia.

“Home Credit adalah salah satu anggota APPI, yang terus bertumbuh bersama mitra usaha dan tidak berhenti berinovasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat atas pembiayaan," katanya.

Selain menyalurkan pembiayaan barang, Home Credit juga berinovasi menyalurkan pembiayaan produktif kepada para pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap lebih dari 100 juta tenaga kerja.

Baca juga : PNM Gandeng IPB, Maksimalkan Pemberdayaan Mekaar

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi menilai, industri pembiayaan perlu terus berupaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang cerdas keuangan, sekaligus memperkuat perlindungan konsumen di saat yang bersamaan.

"Industri pembiayaan perlu terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, untuk menghadirkan layanan keuangan yang dibutuhkan masyarakat dan melakukan edukasi layanan keuangan," harap Dewi.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense