BREAKING NEWS
 

Pemanfaatan Biohidrogen Dari POME Industri Sawit Kaltim Sebagai Sumber Energi IKN

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : UJANG SUNDA
Sabtu, 25 Februari 2023 07:00 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Karya: Ravi Aditya Ghassany (Mahasiswa UPN Veteran, Yogyakarta, Jurusan Teknik Perminyakan, Fakultas Teknologi Mineral) - ravighassany@gmail.com.

Artikel ini menjadi pemenang 3, dalam National Energy, Climate, Sustainability Competition (NECSC) 2023, Kategori Energi. Diselenggarakan oleh Rakyat Merdeka dan Society of Renewable Energy. Piala Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI.

Baca juga : Dorong Daya Saing Industri, Lembaga Sertifikasi Produk Surveyor Indonesia Raih Akreditasi KANĀ 

Pendahuluan

Pemerintah telah berencana memin­dahkan ibu kota negara dari Jakarta ke sekitar wilayah Penajem Paser Utara, Kalimantan Timur. Tentunya, perlu banyak pembenahan. Salah satunya adalah aspek energi untuk ibu kota itu sendiri. Diperkirakan, kebutuhan energi akan mencapai 23% pada tahun 2050 den­gan target pengembangan difokuskan oleh EBT sebesar 31%.

Baca juga : Bambang Kayun Hadiri Panggilan KPK Sebagai Tersangka

Berdasarkan rencana pemerintah, ibu kota baru nanti memiliki konsep smart forest city yaitu kota dengan teknologi mutakhir yang tetap melestarikan ekosistem hutan Kalimantan. Ruang terbuka hijau akan mencakup minimal 50% dari wilayah ibu kota dengan pasokan energi utama dari 100% energi terbarukan.

Sumber daya alam melimpah di Kalimantan. Berdasarkan laporan dari United States De-partment ofAagriculture 2019, Indonesia merupakan penghasil sawit terbesar dunia, yaitu 42,50 juta metrik ton muatan besar minyak kelapa sawit yang berkontribusi atas 58% dari produksi minyak sawit dunia. Mengutip data Dinas perkebunan provinsi Kalimantan Timur, hingga tahun 2020 luas areal perkebunan kelapa sawit di wilayah itu mencapai 1.374.543 Ha yang selanjutnya akan diolah menjadi minyak sawit sebagai komoditas ekspor dimana produksi TBS (Tandan Buah Segar) yang diolah sebagai minyak kelapa sawit sebanyak 17.721.970 Ton atau setara dengan 3,8 Juta Ton CPO (Crude palm oil).

Baca juga : JIEP Siapkan Cold Storage 5000 Ton Di Kawasan Industri Pulogadung

Pengolahan sawit akan menghasilkan limbah POME (Palm Oil Mill Effluent) yakni biomassa sawit berfasa cair. POME sudah seharusnya dimanfaatkan yaitu sebagai salah satu sumber energi alternatif, berupa biohidrogen dengan pengolahan menggunakan bioreaktor yang memanfaatkan mikroorganisme serta metode elektrolisis. Sehingga menghasilkan energi hidro gen ramah lingkungan tanpa emisi buangan dengan estimasi sumber daya energi yang dihasilkan sebesar 152 kWh per tahun.

Dengan melimpahnya potensi POME dari pengolahan minyak kelapa sawit di provinsi Kalimantan timur diharapkan dapat menjadi nilai tambah dalam memasok kebutuhan energi sekaligus meminimalisir penumpukan limbah industri kelapa sawit sebagai program pembangunan berkelanjutan (Sustainable De-velopment Goals). Oleh karena itu, dalam penelitian kali ini akan dibahas lebih lanjut bagaimana pemanfaatan POME sebagai biohidrogen yang akan digunakan menjadi sumber energi listrik, hal ini juga meliputi penerapan dan distribusinya di ibu kota baru Indonesia yang berkonsep smart forest city sebagai solusi sumber energi terbarukan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense