Sebelumnya
Aswin melanjutkan, dirinya menjaminkan aset pribadinya senilai tersebut demi membayar utang yang diajukan para kreditur dengan garansi selama 6 bulan dan masa pembayaran 1 tahun.
"Jadi Insya Allah ada garansi sehingga saya akan amanah dan tidak meninggalkan klien maupun kantor cabang saya yang masih loyal serta bersih. Sebagai pimpinan Maswindo ini kewajiban saya meskipun bukan murni kesalahan saya. Tapi, saya akan bertanggungjawab. Hal itu bisa dilihat dari perjanjian homologasi saya," tegas Aswin.
CEO PT. Maswindo itu turut meyakinkan istrinya untuk ikut memakai aset yang mereka hasilkan sebelum membentuk cabang-cabang PT. Maswindo di berbagai daerah.
Menurutnya ini merupakan bentuk tanggungjawab, sebagai pimpinan dari perusahaan untuk tetap menghidupi ribuan karyawannya.
Baca juga : Besok, KPK Kembali Panggil Dito Mahendra
"Tidak mudah kan meyakinkan istri untuk mengambil harta bersama untuk menyelamatkan perusahaan. Itu sulit loh karena nggak semua istri men-support kerugian perusahaan," tegas Aswin.
Setelah masalah itu selesai, Aswin berjanji akan menata kembali perusahaan yang didirikannya. Saat ini pun, PT. Maswindo tetap membuka jasa pelayanannya dengan sistem pembayaran langsung yang telah dibenahi.
Bahkan, perusahaan sedang mengurus perizinan untuk membuka canag Maswindo di daerah-daerah.
"Misal kantor cabang Bandung akan punya rekening kantor sendiri dan kepala cabang akan bertanggung jawab penuh kepada perusahaan,” jelas Aswin.
Baca juga : SKI Apresiasi Parpol Pendukung Anies Teken MoU Koalisi
Aswin berharap, PT. Maswindo dapat terus bertahan demi menjalankan tujuan awalnya yaitu membantu masyarakat dari kalangan mana pun untuk memiliki rumah.
“Alhamdulillah meski kami sedang mengalami cobaan, tapi sampai detik ini Maswindo masih dipercaya klien serta berhasil menjadi andalan masyarakat untuk membangun rumahnya. Terbukti dari 5.100 klien Maswindo, mereka sangat puas dengan hasil karya kami," ungkap Aswin.
Sejak awal, ia ingin Maswindo menjadi perusahaan yang mencegah penipuan kepada masyarakat dari oleh kontraktor nakal yang kerap menipu.
“Maswindo didirikan untuk membantu masyarakat utamanya mereka yang baru menikah supaya terhindar dari penipuan-penipuan kontraktor,” tambah Aswin.
Baca juga : Asyik, Pengusaha Singapura Tertarik Nyawer Ke IKN
Saat ini operasional PT. Maswindo Bumi Mas pun telah kembali berjalan seperti semula. Aswin mengaku sedang menyempurnakan sistem perusahaannya untuk mencegah kecurangan kembali terjadi di masa akan datang.
Aplikasi Maswindoku yang disempurnakan, akan berfungsi sebagai sistem manajemen konstruksi yang memudahkan klien maupun kantor pusat untuk mengecek setiap progress project di lapangan bahkan hingga melayani transaksi pembayaran.
"Semua akan lebih tertata, bahkan ketika klien melakukan pelunasan akan mendapat nomor kontrak untuk mengecek laporan progress proyek di sistem digital ini," janji Aswin.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.