Sebelumnya
Menurut mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) ini, beras impor tersebut pun saat ini sudah habis disalurkan untuk memenuhi kebutuhan Operasi Pasar, penanggulangan bencana dan lainnya.
Dan stok beras yang dikuasai Perum Bulog sampai 31 Maret 2023 sebesar 245.223 ton. Rinciannya, terdiri atas stok CBP sebesar 233.661 ton dan beras komersial sebanyak 11.561 ton.
Dan saat ini, pihaknya kembali mendapatkan penugasan melakukan program bansos untuk 21,3 juta KPM, yang sasarannya sesuai data Kementerian Sosial (Kemensos).
Baca juga : Jokowi Cuma Ganti Menpora, Para Menteri Bernapas Lega
“Ini sudah diputuskan saat rapat dengan Presiden. Setiap bulan membutuhkan antara 210 sampai 215 ribu ton per bulan. Sementara sisa stok (CBP) kami tinggal 245 ribu ton,” katanya.
Ia memastikan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya penyerapan beras atau hasil panen dalam negeri. Namun serapan tersebut hasilnya hanya sekitar 80 ribuan ton.
“Kami masih berharap dapat bantuan dari penggilingan dan mitra. Wilmar misalnya, yang berjanji akan menjual atau mensuplai 60 ribu ton ke Bulog sampai Mei mendatang,” terangnya.
Baca juga : BBM Aman, Pertamina Pastikan Pemudik Nyaman Saat Libur Lebaran
Sayangnya, hal ini belum terealisasi karena para mitra tersebut juga belum mendapatkan gabah dari para petani.
“Kami terus lakukan pemantauan di lapangan, kalau ada langsung kami serap, sesuai HPP (Harga Pembelian Pemerintah),” katanya.
Selain itu, pelaksanaan panen raya tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab panen raya tak terjadi serentak di seluruh wilayah.
Baca juga : Menteri Basuki Undang Puluhan Perusahaan Jepang Lihat Proyek IKN
Sehingga, ketika Jawa Timur mengalami panen, langsung diserap oleh beberapa wilayah lain.
Terpisah, Pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori mengatakan, lewat Bapanas, pada Jumat (24/3) lalu, Pemerintah memang menugaskan kepada Bulog untuk mengimpor beras sebanyak 2 juta ton sampai akhir Desember 2023.
Dari jumlah itu, kata dia, 500 ribu ton di antaranya harus diimpor segera untuk memperkuat CBP.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.