BREAKING NEWS
 

Buwas Beberin Alasan Impor Ke Parlemen

Permintaan Beras Loncat 5 Kali Lipat

Reporter : IRMA YULIA
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 5 April 2023 07:30 WIB
Dirut Bulog Budi Waseso (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2023). (Foto: Antara).

 Sebelumnya 
Menurut mantan Kepala Ba­dan Narkotika Nasional (BNN) ini, beras impor tersebut pun saat ini sudah habis disalurkan untuk memenuhi kebutuhan Operasi Pasar, penanggulangan bencana dan lainnya.

Dan stok beras yang dikuasai Perum Bulog sampai 31 Maret 2023 sebesar 245.223 ton. Rin­ciannya, terdiri atas stok CBP sebesar 233.661 ton dan beras komersial sebanyak 11.561 ton.

Dan saat ini, pihaknya kembali mendapatkan penugasan melaku­kan program bansos untuk 21,3 juta KPM, yang sasarannya sesuai data Kementerian Sosial (Kemensos).

Baca juga : Jokowi Cuma Ganti Menpora, Para Menteri Bernapas Lega

“Ini sudah diputuskan saat rapat dengan Presiden. Setiap bulan membutuhkan antara 210 sampai 215 ribu ton per bulan. Sementara sisa stok (CBP) kami tinggal 245 ribu ton,” katanya.

Ia memastikan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya pe­nyerapan beras atau hasil panen dalam negeri. Namun serapan tersebut hasilnya hanya sekitar 80 ribuan ton.

Adsense

“Kami masih berharap dapat bantuan dari penggilingan dan mitra. Wilmar misalnya, yang berjanji akan menjual atau men­suplai 60 ribu ton ke Bulog sam­pai Mei mendatang,” terangnya.

Baca juga : BBM Aman, Pertamina Pastikan Pemudik Nyaman Saat Libur Lebaran

Sayangnya, hal ini belum terealisasi karena para mitra tersebut juga belum mendapatkan gabah dari para petani.

“Kami terus lakukan peman­tauan di lapangan, kalau ada langsung kami serap, sesuai HPP (Harga Pembelian Pemerintah),” katanya.

Selain itu, pelaksanaan panen raya tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab panen raya tak terjadi serentak di selu­ruh wilayah.

Baca juga : Menteri Basuki Undang Puluhan Perusahaan Jepang Lihat Proyek IKN

Sehingga, ketika Jawa Timur mengalami panen, langsung diserap oleh beberapa wilayah lain.

Terpisah, Pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori mengatakan, lewat Bapanas, pada Jumat (24/3) lalu, Pemerintah memang menugaskan kepada Bulog untuk mengimpor beras sebanyak 2 juta ton sampai akhir Desember 2023.

Dari jumlah itu, kata dia, 500 ribu ton di antaranya harus diimpor segera untuk mem­perkuat CBP.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense