Sebelumnya
"Nutrifood turut ambil bagian dalam solusi permasalahan sampah di Indonesia dan mendukung terwujudnya Indonesia Bebas Sampah 2030 salah satunya melalui program Dropbox Sampah Kemasan ini," ujar Angelique.
Nutrifood percaya bahwa diperlukan sinergi aktif semua pihak dalam bentuk Extended Stakeholders Responsibility (ESR) antara produsen, retail, pemerintah, komunitas serta konsumen untuk bersama-sama mengurangi laju jumlah sampah kemasan.
Bersamaan dengan penyediaan Dropbox Sampah Kemasan, pada hari ini, Jumat (9/6) juga diadakan program untuk mengedukasi masyarakat mengenai gaya hidup berkelanjutan untuk mengurangi penyebaran sampah serta cara mengidentifikasi sampah yang memiliki nilai guna.
Lalu sampah itu didaur ulang dan dimanfaatkan kembali. Edukasi ini disampaikan Aktivis Lingkungan, Digital Creator, dan Co-founder Sustainable Indonesia, Nada Arini serta Founder Nyonya Kapiten, Ari Dwi Susanti dalam upcycling class untuk anak-anak.
Baca juga : RI Dan World Bank Teken Proposal Dana Pandemi
Selain itu, terdapat showcase beberapa pengrajin daur ulang sampah kemasan seperti Ulby handmade dan Bank Sampah Mutiara Bogor Raya.
Praktisi Lingkungan, Digital Creator, dan Co-founder Sustainable Indonesia, Nada Arini mengatakan, tinggi rendahnya risiko bencana di suatu tempat dapat terlihat dari tingkat kerusakan lingkungan daerah tersebut.
Salah satu kerusakan lingkungan yang terjadi dapat diakibatkan oleh timbulan sampah yang menumpuk dan tidak dapat sepenuhnya diolah oleh manusia.
“Pembiasaan praktik 3R yang terintegrasi dengan kehidupan kita sehari-hari merupakan cara yang paling mudah dan murah untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar kita,’ ujar Nada.
Baca juga : Gelar Mudik Bareng, Indofood Berangkatkan 10.800 Pengusaha Warmindo
Sustainability Manager Tetra Pak Indonesia dan Singapura, Reza Andreanto, menambahkan, Prinsip keberlanjutan selalu menjadi bagian penting dari Tetra Pak.
"Kami didirikan dengan dasar pemikiran bahwa kemasan dapat memberikan nilai lebih dalam mendukung upaya keberlanjutan sehingga dapat memberikan dampak positif kepada industri dan masyarakat," ujar Reza.
Sementara itu, Head of Corporate Communications Indofood, Stefanus Indrayana mengatakan, pihaknya yakin sinergi semua pihak termasuk perusahaan dan masyarakat dalam penanganan sampah berkelanjutan sangatlah penting.
"Indofood berkomitmen terus berperan aktif mendukung berbagai langkah penanganan sampah, salah satunya dengan memilah sampah dari sumber melalui program kolaborasi DSK," ujarnya.
Baca juga : Sambut Mudik 2023, Garuda Indonesia Group Siapkan 1,2 Juta Kursi Penerbangan
Sebagai informasi, Dropbox Sampah Kemasan telah tersedia di lima gerai Hero Supermarket yang ada di Hero Kota Wisata, Hero Emerald Bintaro, Hero Kemang Villa, Hero Pondok Indah Mall, dan Hero Kamala Lagoon dan akan berlangsung hingga 31 Desember 2023.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.