Sebelumnya
Saat ini masalah yang tengah dihadapi Waskita secara grup adalan terkait manajemen proyek, terutama di aspek finansialnya. Kemampuan pengelolaan keuangan tidak mencukupi. Situasi ini tentu imbas dari proyek-proyek sebelumnya, yang menggunakan metode pembayaran turnkey dan investasi.
“Struktur ekuitas BUMN Karya yang tidak cukup kuat, membuat perseroan akhirnya mengandalkan utang sehingga terjadi financial distress,” ujarnya.
Terpisah, Vice President of Corporate Secretary WSBP Fandy Dewanto mengakui, pihaknya melakukan aksi korporasi konversi utang menjadi ekuitas dan konversi utang menjadi OWK melalui proses PMTHMETD/Private Placement.
Baca juga : Gardu Ganjar Banten Dukung Festival Perahu Naga Peh Cun Di Tangerang
“Langkah ini menjadi momen yang sangat baik untuk WSBP. Para pemegang saham WSBP menyetujui rencana aksi korporasi kami,” ujar Fandy dalam keterangan resmi, Selasa (4/7).
Melalui Private Placement, kata Fandy, WSBP akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 33,60 miliar saham baru seri C yang akan dibagikan kepada seluruh kreditur dagang (vendor), sebagai penyelesaian kewajiban sesuai kesepakatan dalam homologasi.
WSBP juga akan menerbitkan OWK senilai Rp 2,52 triliun yang akan dibagikan kepada pemegang obligasi dan PT Bank DKI. OWK tersebut akan dikonversi menjadi saham seri C WSBP pada 2033.
Baca juga : BPOM Setujui Abemaciclib, Pasien Kanker Payudara Punya Harapan Baru
Selaras dengan pelaksanaan private placement, WSBP juga akan meningkatkan modal dasar dari semula Rp 6,3 triliun menjadi Rp 10,5 triliun.
“Serta meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh dari semula Rp 2,6 triliun menjadi Rp 4,3 triliun,” ungkap Fandy.
Struktur saham WSBP pun akan disesuaikan menjadi 1 saham seri Ayang akan dimiliki Waskita Karya, saham seri B yang akan dimiliki pemegang saham WSBP saat ini. Serta saham baru seri C yang akan dibagikan kepada kreditur dagang, kreditur pemegang obligasi, dan Bank DKI.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.