BREAKING NEWS
 

Jaga Kondisi Perbankan Tetap Resilience, Ini Nasihat Komut BNI

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Kamis, 17 Agustus 2023 17:36 WIB
Komisaris Utama BNI Agus D.W. Martowardojo mengatakan, terdapat beberapa risiko yang harus diantisipasi oleh perbankan. (Foto: Dok. BNI)

 Sebelumnya 
Terkait dengan risiko kredit, menurut Agus perbankan harus menjaga fungsi intermediasinya dalam kualitas terbaik.

“Kredit risk ini, tidak hanya harus menjaga kreditnya tumbuh, tetapi juga harus memastikan kualitasnya terjaga agar kinerja dapat lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga : Paramount Land Serah Terima Pasadena Grand Residences Di Gading Serpong

Selanjutnya ialah risiko siber, perbankan diharapkan untuk menjaga teknologi informasi terkelola secara baik. Terlebih perbankan mulai memiliki banyak channel digital, yang semakin membuat perbankan mudah terpapar risiko.

“Cyber risk itu hubungannya sama dengan kita menggunakan teknologi informasi. Pada saat sekarang di era digital, teknologi informasi ini malah dapat menjadi risiko, dan dampak dari hal ini kita sudah lihat di mana-mana,” kata Agus.

Baca juga : Gus Falah Dorong Pembentukan Ditjen Pesantren, Ini Alasannya

Terakhir ialah risiko fraud, Agus menekankan bahwa risiko fraud dapat terjadi baik dari sisi internal dan eksternal. Bahkan, dengan channel digital perbankan yang semakin terbuka, pihak eksternal memiliki kemampuan untuk membuat risiko fraud semakin besar.

“Perlu dicatat pula bahwa di kisaran 1 sampai 3 tahun itu ada risiko reputasi dari dampak era digital. Kita menjalankan ekosistem digital ini sangat mungkin ada kegagalan dan membawa reputasi pada bank. Kita harus menjaga sisi reputasi ini,” pungkas Agus.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense