BREAKING NEWS
 

Perubahan Ekosistem Global, Dorong Aktivitas Startup Digital Makin Moncer

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Selasa, 29 Agustus 2023 21:06 WIB
Ekosistem global ikut berubah sehingga masyarakat dituntut untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan. (Foto: Dok. Kemenkominfo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia telah melahirkan banyak dampak. Salah satu dampaknya bagi dunia kerja, termasuk startup, adalah maraknya layoff atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Di sini terlihat adanya pola survival bahwa startup yang dari awal memiliki product-market fit kuat tetap bertahan.

Baca juga : Perubahan Ekosistem Global, ASN Perlu Kembangkan Teknologi dan Kecakapan Digital

“Begitu pandemi selesai, traditional model kembali diberlakukan. Banyak startup yang salah memprediksi growth-nya. Ini adalah seleksi alam yang bagus, a great startup akan jalan terus, (sedangkan) startup yang kurang kuat di product-market fit-nya tidak survive,” jelas Perwakilan Startup Studio Indonesia (SSI) Italo Gani, dalam keterangannya, Selasa (29/8).

Italo menambahkan, ekosistem global ikut berubah sehingga masyarakat dituntut untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan-perubahan yang ada, termasuk budaya remote activity.

Baca juga : Pengusaha Logistik Dorong Harmonisasi Regulasi Penerapan NLE

Co-Founders Rekosistem Joshua Valentino melihat tren PHK dari objektif seorang perintis startup sekaligus pelaku usaha.

Menurut Joshua, kaderisasi dalam organisasi adalah hal krusial yang wajib ada untuk menekan mencuatnya angka PHK di dunia startup.

Adsense

Baca juga : Perkuat Ekosistem Digital, Telkom Komersialkan neuCentrIX Tanjung Karang

“Melihat talent yang potential memang merupakan hal yang menggiurkan, tapi organisasi itu juga sangat penting. Setelah funding, kita memutuskan untuk hire, kemudian ketika ada proses iterasi yang menyesuaikan, beberapa hal menjadi tidak function," ujar Joshua.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense